MODEL PEMANFAATAN LAHAN RAWA KAWASAN TANJUNG SENAI KABUPATEN OGAN ILIR


RUSLAN, RUSLAN (2026) MODEL PEMANFAATAN LAHAN RAWA KAWASAN TANJUNG SENAI KABUPATEN OGAN ILIR. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D013231013-FfWzuVctLnMEvxG8-20260728203631.pdf] Text
D013231013-FfWzuVctLnMEvxG8-20260728203631.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Wilayah rawa di Kabupaten Ogan Ilir memiliki potensi sumber daya air yang besar, namun rentan terhadap perubahan penggunaan lahan dan peningkatan kebutuhan air akibat perkembangan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrologi, partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan rawa, serta ketersediaan sumber daya air guna mendukung pengelolaan kawasan secara berkelanjutan. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data curah hujan maksimum tahunan selama 15 tahun dari Stasiun Indralaya. Distribusi curah hujan dianalisis menggunakan metode Alternating Block Method (ABM) untuk menghasilkan hyetograph hujan rencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa curah hujan maksimum untuk periode ulang 5 tahun terjadi pada durasi 190 menit yang selanjutnya digunakan dalam perhitungan debit banjir untuk berbagai periode ulang. Selain itu, penelitian juga menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan rawa di kawasan Tanjung Senai untuk pengembangan kawasan perkantoran terpadu. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 134 responden dan dianalisis menggunakan program statistik SPSS. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,888 dan nilai korelasi sebesar 0,788 atau 78,8%, yang menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap pengembangan kawasan rawa. Selanjutnya, perubahan penggunaan lahan yang tidak terkontrol meningkatkan risiko banjir pada daerah dataran rendah serta mempengaruhi keseimbangan sumber daya air. Oleh karena itu, dilakukan pemodelan hidrologi menggunakan model NRECA dan SWAT+ untuk mensimulasikan hubungan curah hujan dan aliran permukaan pada Daerah Aliran Sungai Kelekar Ogan Ilir. Hasil pemodelan menunjukkan debit andalan Q50 sebesar 350 m³/detik dan Q80 sebesar 255 m³/detik pada luas DAS 2463,61 km². Nilai debit tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan air baku dan irigasi, meskipun diperlukan pembangunan waduk atau tampungan air untuk mengatasi kondisi defisit air pada musim kemarau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan wilayah rawa yang terintegrasi melalui analisis hidrologi, partisipasi masyarakat, dan pemodelan sumber daya air sangat penting untuk mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan serta mengurangi risiko banjir di Kabupaten Ogan Ilir.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Hujan, Model NRECA, Aplikasi SWAT+, Debit Andalan, Kebutuhan Air
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 12 Oct 2026 06:21
Last Modified: 12 Oct 2026 06:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59328

Actions (login required)

View Item
View Item