MUHSIN, . (2026) MODEL INTEGRASI INLET KOLAM RETENSI DAN POLDER SEBAGAI PENGENDALI BANJIR KAWASAN TANJUNG SENAI KABUPATEN OGAN ILIR. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D013231012-HB1jvUczdLO0b9JF-20260729055628.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Muhsin. Model Inlet Kolam Retensi dan Polder Sebagai Pengendali Banjir Kawasan Tanjung Senai (dibimbing oleh Farouk Maricar, Rita Tahir Lopa dan Achmad Syarifudin) Kabupaten Ogan Ilir merupakan wilayah yang rentan terhadap banjir akibat tingginya intensitas curah hujan, kondisi topografi dataran rendah, serta dinamika aliran sungai yang dipengaruhi oleh perubahan penggunaan lahan dan pasang surut air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik curah hujan, tingkat partisipasi masyarakat dalam pengendalian banjir, serta simulasi pengurangan genangan melalui pemodelan hidrologi dan hidraulika. Analisis curah hujan dilakukan menggunakan data selama 15 tahun di wilayah Sub DAS Ogan Ilir untuk memperoleh kurva intensitas hujan dengan berbagai periode ulang. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk periode ulang 5 tahun, intensitas hujan maksimum terjadi pada durasi 10 menit sebesar 1080 mm, sedangkan untuk periode ulang 10, 25, 50, dan 100 tahun dapat ditentukan berdasarkan kurva intensitas hujan yang diperoleh. Selain itu, penelitian juga mengkaji tingkat partisipasi masyarakat dalam pengendalian banjir Sungai Kelekar di wilayah Tanjung Senai. Data diperoleh dari 140 responden dan dianalisis menggunakan program statistik SPSS versi 22. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,893 dengan nilai korelasi sebesar 0,797 atau 79,75%, yang menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat memiliki hubungan yang kuat terhadap upaya pengendalian banjir. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir seperti waduk, kolam retensi, serta penguatan sempadan sungai. Selanjutnya, analisis hidraulika dilakukan menggunakan model HEC-RAS untuk memantau fluktuasi muka air dan luas genangan pada Daerah Aliran Sungai Ogan Ilir dengan luas 256.590 hektar. Hasil simulasi menunjukkan bahwa luas genangan mencapai 256.590 hektar pada kondisi eksisting. Namun, setelah dilakukan simulasi integrasi pembangunan kolam retensi, polder, dan operasi pintu air secara bersamaan, terjadi pengurangan genangan hingga hampir 60% atau sebesar 153.894 hektar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian banjir di wilayah Ogan Ilir memerlukan pendekatan terpadu melalui analisis hidrologi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penerapan pemodelan hidraulika untuk mendukung perencanaan infrastruktur pengendalian banjir yang efektif dan berkelanjutan
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Banjir, DAS Ogan Ilir, Kolam Retensi, Polder |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Unnamed user with username takdim |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 06:21 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 06:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59305 |
