OVERTOPPING GELOMBANG TSUNAMI PADA TANGGUL PROYEK REKONSTRUKSI DAN PENANGANAN TANGGUL JALAN CUMI-CUMI (COAST AREA) KOTA PALU


ARSYAD, ANDI (2026) OVERTOPPING GELOMBANG TSUNAMI PADA TANGGUL PROYEK REKONSTRUKSI DAN PENANGANAN TANGGUL JALAN CUMI-CUMI (COAST AREA) KOTA PALU. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D012231072-L6JAOE8ylabXRkuZ-20260809004933.pdf] Text
D012231072-L6JAOE8ylabXRkuZ-20260809004933.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI ARSYAD. Overtopping Gelombang Tsunami pada Tanggul Proyek Rekonstruksi dan Penanganan Tanggul Jalan Cumi-Cumi (Coast Area) Kota Palu (dibimbing oleh Muhammad Arsyad Thaha, A. Ildha Dwi Puspita). Kawasan pesisir Kota Palu adalah sarea yang terdamapak gelombang tsunami pada tahun 2018. Fenomena ini terjadi akibat dari longsoran di sekitar Teluk Palu sehingga terjadinya kerusakan infrakstuktur. Secara khusus., kerusakan ini terjadi akibat dari beban hidrodinamika yang terjadi melenbihi kapasitas yang dimiliki bangunan air sehngga perlu dilakukan evaluasi dan pengembangan khususnya mitigasi di wilayah Jalan Cumi-cumi. Pengembangan infrastruktur dilakudengan melakukan permodelan numerik GeoClaw untuk mensimulasikan penjalaran gelombang tsunami berdasarkan kejadian tahun 2018 yang terbaru yaitu pada tahun 2018. Permodelan ini juga diuji dengan menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) dengan membandingkan data elevasi pada penelitian-penelitian sebelumnya. Dalam permodelan ini, dilakukan dengan mencari parameter simulasi yang meliputi elevasi muka air (run-up) , kecepatan aliran, fluks energi kinetik serta overtopping pada struktur tanggul eksisting dan tanggul baru yang telah dibangun. Parameter yang diukutr mengindikasikan kemampuan maksimal tanggul untuk menahan gaya-gaya hidrodinamika. Hasil penelitian menunjukkan adanya amplifikasi energi yang ekstrem dengan puncak elevasi muka air maksimal mencapai 4,7 meter dan kecepatan gelombang ketika mencapai pantai antara 5,5 m/s hingga 10 m/s. Selain itu, energi kinetik yang dihasilkan juga mencapai 54,8 kJ/m2. Ini membuktikan bahwa tanggul eksisting tidak mampu meredam energi tersebut sehingga dibutuhkan tanggul tambahan.Tanggul tambahan ini memiliki elevasi kumulatif +6,50 meter dan dinilai mampu menahan overtopping. Integrasi dari material batu kasar pada tanggul eksisting dinilai dapat meningkatkan disipasi energi dengan meningkatkan keoefisien kekasaran manning sehingga gaya hidrodinamika yang mencapai tanggul baru dapat tereduksi. Kesimpulan yang dapat dicapai dari pembangunan tanggul baru sebagai bantuan terhadarp struktiur eksisting untuk mencegah intrusi gelombang di belakang struktur. Dengan adanya proteksi ganda, maka mitigasi bencana ke depan untuk wilayah Palu dapat semakin diperkuat di masa depan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: gelombang, hidrodinamika, tsunami, GeoClaw, RMSE
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 12 Oct 2026 05:49
Last Modified: 12 Oct 2026 05:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59288

Actions (login required)

View Item
View Item