STUDI PENGEMBANGAN METODE PENGAMATAN VISUAL DALAM ASESMEN JEMBATAN


SYAFEI, IMAM (2026) STUDI PENGEMBANGAN METODE PENGAMATAN VISUAL DALAM ASESMEN JEMBATAN. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D012241030-LvDNoHTcwFuVK9Pr-20260819144814.pdf] Text
D012241030-LvDNoHTcwFuVK9Pr-20260819144814.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Jembatan merupakan aset infrastruktur vital yang membutuhkan investasi besar dan pengelolaan yang tepat untuk memastikan keamanan struktural dan masa pakai yang panjang. Di Indonesia, banyak jembatan nasional saat ini berada dalam kondisi sedang hingga kritis, menunjukkan perlunya metode penilaian yang lebih efektif dan objektif. Inspeksi visual masih umum diterapkan, namun keterbatasannya disebabkan oleh detail pengamatan yang terbatas dan subjektivitas inspektur yang tinggi, yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara tingkat kondisi yang dinilai dan tindakan pemeliharaan yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil penilaian kondisi jembatan antara metode BMS dan metode parameter kinerja mekanis berbasis karakteristik retak, serta mengkaji hubungan keduanya dalam merepresentasikan perilaku struktur balok beton bertulang. Metode penelitian dilakukan melalui pengukuran panjang retak dan zona retak, kemudian dikorelasikan dengan standar level kinerja mekanis. Penilaian berfokus pada substruktur jembatan yang berada di koridor Lintas Tengah ruas jalan nasional, Kab. Pangkajenne dan Kepualauan. Hasil assessment menunjukkan panjang retak girder 66,67–76,19% dengan zona retak 1,33–11,49%. Y1 memiliki zona retak terendah (1,33%), sedangkan Y9 dan Y11 menunjukkan distribusi retak terbesar (11,49% dan 11,42%) dengan panjang retak 74,29% dan 76,19%, yang mengindikasikan penurunan kekakuan lebih signifikan. Hasil komparatif menunjukkan adanya perbedaan signifikan, di mana BMS cenderung mengklasifikasikan kondisi sebagai relatif ringan, sedangkan parameter mekanis mampu mengidentifikasi perkembangan kerusakan secara lebih detail. Tingkat kesesuaian kedua metode menurun pada kondisi kerusakan yang lebih tinggi. Parameter mekanis terbukti lebih representatif dalam menggambarkan perilaku aktual struktur.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: jembatan, inspeksi visual, penilaian, diagnostik, kinerja, balok beton
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 12 Oct 2026 05:48
Last Modified: 12 Oct 2026 05:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59286

Actions (login required)

View Item
View Item