SHAADIQ, AHMAD RAUSYAN (2026) Analisis Kepuasan Pengunjung Terhadap Fasilitas dan Pengalaman Wisata di Geopark Maros Pangkep Kabupaten Pangkep Pasca Penetapan UNESCO Global Geopark (UGGP) = Analysis of Visitor Satisfaction with Facilities and Tourism Experiences at the Maros Pangkep Geopark, Pangkep Regency, Post-Determination of UNESCO Global Geopark (UGGP). D4 thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
V076221004-V6GznBwWpy3vjceZ-20260715194408.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
Pengakuan Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark pada Mei 2023 menuntut peningkatan kualitas layanan publik dan infrastruktur informasi menjelang revalidasi tahun 2026. Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas (15 atribut) dan pengalaman wisata (17 atribut) di empat Geosite Kabupaten Pangkep, yaitu Taman Prasejarah Sumpang Bita, Pulau Panambungan, Gua Leang Londrong, dan Pusat Informasi Geologi (PIG) Maros-Pangkep. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari 100 responden dengan teknik Purposive Quota Sampling, lalu dianalisis menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi, dengan nilai CSI sebesar 83% untuk Fasilitas Wisata, 86% untuk Pengalaman Wisata, dan 89% untuk Kepuasan Keseluruhan, yang semuanya masuk dalam kategori Sangat Puas. Meskipun demikian, analisis IPA mengidentifikasi bahwa kualitas dan ketersediaan materi edukasi cetak seperti booklet informasi geologi (P6) berada pada Kuadran I (Prioritas Utama), sedangkan aspek inti seperti keunikan lanskap karst, estetika visual, keramahan staf, dan kebersihan berhasil dipertahankan pada Kuadran II (Pertahankan Prestasi). Kuadran III (Prioritas Rendah) memiliki variabel dengan nilai Performance paling rendah yaitu Kemudahan memahami geosains pada papan interpretasi (F7), Ketersediaan interpretasi geologi di setiap geosite (F6), Aksesibilitas penyandang disabilitas (F13), dan Ketersediaan area parkir yang memadai (F10). Pada Kuadran IV (Berlebihan) terdapat 7 variabel yang memiliki nilai performance tinggi, namun tidak terlalu penting bagi wisatawan, diantaranya Informasi tentang pelestarian warisan geologi (P9), Ketersediaan informasi multi-bahasa (F3), dan Ketersediaan system peringatan bahaya (F15). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelola harus mempertahankan kualitas variabel yang berada di Kuadran II sembari memprioritaskan pembenahan pada variabel yang berada di Kuadran I dan Kuadran III dengan memfokuskan sumberdaya yang berlebih seperti pada Kuadran IV demi mengoptimalkan kesiapan dokumen evaluasi menghadapi revalidasi UNESCO 2026.
| Item Type: | Thesis (D4) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepuasan Pengunjung, Fasilitas Wisata, Pengalaman Wisata, Geopark Maros Pangkep, UNESCO Global Geopark, Customer Satisfaction Index, Importance Performance analysis. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Vokasi > Destinasi Pariwisata |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 05:51 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 05:51 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59268 |
