ANALISIS EFEKTIVITAS TRI HITA KARANA SEBAGAI KERANGKA ETIKA PARIWISATA DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI DAN KOMODIFIKASI BUDAYA DI DESA WISATA PENGLIPURAN, BALI = Analysis of the Effectiveness of Tri Hita Karana as a Tourism Ethics Framework in Facing Globalization and Cultural Commodification in Penglipuran Tourism Village, Bali


RAMADANI, WIDYA NANDA (2026) ANALISIS EFEKTIVITAS TRI HITA KARANA SEBAGAI KERANGKA ETIKA PARIWISATA DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI DAN KOMODIFIKASI BUDAYA DI DESA WISATA PENGLIPURAN, BALI = Analysis of the Effectiveness of Tri Hita Karana as a Tourism Ethics Framework in Facing Globalization and Cultural Commodification in Penglipuran Tourism Village, Bali. D4 thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of FULL] Text (FULL)
V076221003-8MY6GFS5VRdXoPfC-20260712023051.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Tri Hita Karana sebagai kerangka etika pariwisata dalam menghadapi globalisasi dan komodifikasi budaya di Desa Wisata Penglipuran, Bali. Desa Wisata Penglipuran merupakan salah satu destinasi wisata budaya yang dikenal mampu mempertahankan keaslian adat, tata ruang tradisional, serta kelestarian lingkungan di tengah tingginya jumlah kunjungan wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi tokoh adat, pengelola desa wisata, masyarakat lokal, serta wisatawan domestik dan mancanegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi dan komodifikasi budaya di Desa Wisata Penglipuran tampak melalui meningkatnya arus kunjungan wisatawan, pengaruh budaya digital, pemanfaatan ruang budaya sebagai atraksi wisata, penyewaan pakaian adat, serta pengembangan produk lokal untuk kebutuhan pariwisata. Meskipun demikian, praktik tersebut masih dapat dikendalikan melalui penerapan nilai Tri Hita Karana yang terdiri atas Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan. Nilai Parhyangan tercermin dalam perlindungan ruang sakral dan pelaksanaan ritual adat, Pawongan tampak dalam sistem gotong royong serta musyawarah masyarakat, sedangkan Palemahan diwujudkan melalui pelestarian hutan bambu, pengaturan tata ruang, dan pembatasan kendaraan bermotor di kawasan desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tri Hita Karana efektif sebagai kerangka etika pariwisata karena mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan di tengah tekanan globalisasi dan komodifikasi budaya.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: Tri Hita Karana, etika pariwisata, globalisasi, komodifikasi budaya, Desa Wisata Penglipuran, pariwisata berkelanjutan.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Destinasi Pariwisata
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 12 Oct 2026 05:49
Last Modified: 12 Oct 2026 05:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59267

Actions (login required)

View Item
View Item