”Pengaruh Variasi Ukuran Partikel Terhadap Karakteristik Biopelet dari Tanaman Kersen (Muntingia calubra L.), Tarum (Indigofera tinctoria), dan Jarak Pagar (Jatropha curcas L.)”


Lena, Syafetri Nirvhania (2026) ”Pengaruh Variasi Ukuran Partikel Terhadap Karakteristik Biopelet dari Tanaman Kersen (Muntingia calubra L.), Tarum (Indigofera tinctoria), dan Jarak Pagar (Jatropha curcas L.)”. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011191042-fulll.pdf] Text
M011191042-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (689kB)

Abstract (Abstrak)

Menurunnya cadangan minyak dan penghapusan subsidi menyebabkan kenaikan harga minyak serta kerusakan lingkungan akibat penggunaan bahan bakar fosil. Sumber energi biomassa menjadi solusi alternatif yang lebih ramah lingkungan, murah, dan dapat diperbarui. Salah satu pengolahannya yaitu dengan pembuatan biopelet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ukuran partikel terhadap karakteristik biopelet berbahan baku tanaman kersen, tarum, dan jarak pagar sebagai sumber energi alternatif terbarukan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga Desember 2024 di Laboratorium Pengolahan dan Pemanfaatan Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin serta Laboratorium Pengujian Kimia Pangan Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Perlakuan yang digunakan yaitu ukuran partikel lolos 40 mesh tertahan 60 mesh, lolos 60 mesh tertahan 80 mesh, dan lolos 80 mesh tertahan 100 mesh dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diuji meliputi kerapatan, kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadar karbon terikat, dan nilai kalor. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan uji Duncan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, dan kadar karbon terikat, namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai kalor. Secara umum, semakin kecil ukuran partikel maka kerapatan dan kadar karbon terikat cenderung meningkat, sedangkan kadar abu juga meningkat. Nilai kerapatan biopelet berkisar 0.48–0.55 g/cm³, kadar air 5.33–16%, kadar abu 1.49–5.64%, kadar zat menguap 74.06–83.68%, kadar karbon terikat 12.50–22.62%, dan nilai kalor 4136–4584,33 kkal/kg. Beberapa parameter telah memenuhi standar SNI 8951:2020. Berdasarkan hasil penelitian, ukuran partikel terbaik cenderung diperoleh pada ukuran 80–100 mesh karena menghasilkan karakteristik biopelet yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 09 Oct 2026 06:47
Last Modified: 09 Oct 2026 06:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59245

Actions (login required)

View Item
View Item