ANALISIS KEBERLANUTAN INDUSTRI PERTANIAN DI KAWASAN PERTAMBANGAN : A CASE STUDY PT. XYZ = ANALYSIS OF THE SUSTAINABILITY OF THE AGRICULTURAL INDUSTRY IN THE MINING AREA: A CASE STUDY PT. XYZ


JASMAN, ANNISA (2026) ANALISIS KEBERLANUTAN INDUSTRI PERTANIAN DI KAWASAN PERTAMBANGAN : A CASE STUDY PT. XYZ = ANALYSIS OF THE SUSTAINABILITY OF THE AGRICULTURAL INDUSTRY IN THE MINING AREA: A CASE STUDY PT. XYZ. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D072241003-fulll.pdf] Text
D072241003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini menganalisis keberlanjutan industri pertanian padi di kawasan pertambangan nikel PT. XYZ, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menggunakan pendekatan terintegrasi Life Cycle Sustainability Assessment (LCSA), Social Return on Investment (SROI), dan SWOT-TOWS. Koeksistensi aktivitas pertambangan dan pertanian padi telah menimbulkan degradasi lingkungan yang signifikan, dengan hasil analisis LCSA menunjukkan Terrestrial Acidification sebagai dampak paling kritis (nilai normalisasi 20.100) yang disebabkan emisi SO₂ sebesar 11,57 ton per ton nikel matte. Kondisi ini menurunkan pH tanah dari 6,0-6,5 menjadi 5,6-5,9, mengakibatkan penurunan produktivitas padi hingga 17% di Desa Wawondula (dari 5,3 menjadi 4,4 ton/ha selama 2021-2024) dan peningkatan biaya produksi sebesar 34,62%. Dampak sosial menunjukkan fenomena out-migration mencapai -8,1% per tahun dengan opportunity cost bertani sebesar Rp25,8 juta/tahun dibanding bekerja di tambang. Evaluasi program CSR menggunakan metode SROI terhadap bantuan mesin thresher padi menghasilkan rasio 5:1, dengan net benefit Rp49,4 juta setelah memperhitungkan displacement effect terhadap 18 buruh perontokan (dampak negatif Rp95,9 juta). Integrasi temuan LCSA dan SROI melalui analisis SWOT-TOWS menghasilkan 15 strategi keberlanjutan yang diprioritaskan, dengan strategi kritis meliputi: (1) remediasi tanah untuk pH recovery 6,0-6,5 dalam 2 tahun, (2) sistem monitoring komprehensif AMD dengan pembangunan constructed wetlands 5 ha, dan (3) ekspansi program CSR berbasis bukti SROI. Model adaptasi Triple-Helix Framework yang dikembangkan mengintegrasikan pilar mitigasi lingkungan (reduksi SO₂ 85-90% melalui FGD dan fuel switching), penguatan sosial-ekonomi (diversifikasi pendapatan dan program transisi ekonomi), serta tata kelola kolaboratif dengan designasi 250 ha kawasan pertanian berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis dalam pengintegrasian LCSA-SROI-TOWS untuk evaluasi keberlanjutan serta menghasilkan rekomendasi praktis yang aplikatif untuk mencapai keseimbangan antara operasi pertambangan dan ketahanan pangan di Indonesia.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: keberlanjutan pertanian, pertambangan nikel, LCSA, SROI, SWOT-TOWS, acidification
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 09 Oct 2026 00:20
Last Modified: 09 Oct 2026 00:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59217

Actions (login required)

View Item
View Item