HUBUNGAN KADAR ELEKTROLIT SERUM DENGAN NILAI HOUNSFIELD UNIT (HU) ATENUASI PERILESI DAN LUARAN KLINIS PADA PASIEN STROKE PERDARAHAN INTRASEREBRAL


KALENGGO, DEWI FEBRIANTY (2026) HUBUNGAN KADAR ELEKTROLIT SERUM DENGAN NILAI HOUNSFIELD UNIT (HU) ATENUASI PERILESI DAN LUARAN KLINIS PADA PASIEN STROKE PERDARAHAN INTRASEREBRAL. Sp thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of C155222013-Dc2BIQeaVCjfiGMz-20260813145643.pdf] Text
C155222013-Dc2BIQeaVCjfiGMz-20260813145643.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Stroke Perdarahan intraserebral memiliki angka kematian dan disabilitas tinggi. Cedera sekunder di area perilesi, termasuk pembentukan edema perihematomal dan gangguan keseimbangan ion, dapat memengaruhi perburukan klinis awal. Gangguan elektrolit serum dapat mempengaruhi keseimbangan osmotik otak, sedangkan nilai HU perilesi pada CT scan non-kontras dapat menggambarkan atenuasi jaringan di sekitar perdarahan. Tujuan: Penelitian ini menganalisis hubungan kadar natrium, kalium, dan klorida serum dengan nilai HU atenuasi perilesi dan luaran klinis pasien ICH. Metode: Penelitian observasional analitik retrospektif ini melibatkan 400 pasien dewasa dengan ICH primer di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Kadar elektrolit diambil dari pemeriksaan laboratorium awal, HU diukur dengan metode region of interest pada CT Scan non-kontras, dan luaran klinis dinilai menggunakan modified Rankin Scale (mRS) saat akhir perawatan. Analisis menggunakan korelasi Spearman dan regresi logistic biner. Hasil: Median kadar natrium, kalium, dan klorida serum masing-masing adalah 138, 3,80, dan 104 mEq/L. Median nilai HU atenuasi perilesi adalah 24 HU, dan median skor mRS adalah 4. Natrium serum berkorelasi positif dengan nilai HU atenuasi perilesi (r = 0,164; p = 0,001) dan berkorelasi negatif dengan skor mRS (r = −0,106; p = 0,035). Sedangkan kadar kalium dan klorida serum tidak menunjukkan hubungan yang bermakna baik dengan HU atenuasi perilesi maupun skor mRS.. Pada analisis multivariat menunjukkan Nilai atenuasi HU perilesi dan kadar natrium serum yang lebih rendah berhubungan secara independen dengan luaran klinis buruk pada pasien ICH, dengan model regresi logistik akhir mampu menjelaskan 51,1% variasi luaran klinis.. Kesimpulan: Natrium serum menunjukkan asosiasi paling konsisten dengan nilai HU atenuasi perilesi dan luaran klinis dini, sehingga dapat menjadi parameter pendukung pada pasien perdarahan intraserebral primer.

Item Type: Thesis (Sp)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Saraf
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 09 Oct 2026 00:17
Last Modified: 09 Oct 2026 00:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59214

Actions (login required)

View Item
View Item