EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SKALA COMFORT-B TERHADAP LUARAN PASIEN KRITIS PADA ANAK YANG MENGGUNAKAN VENTILASI MEKANIS


PAPUTUNGAN, MONICA DEWANTI (2026) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SKALA COMFORT-B TERHADAP LUARAN PASIEN KRITIS PADA ANAK YANG MENGGUNAKAN VENTILASI MEKANIS. Sp thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of C105212006-U71Zd6j5bQOAmyTc-20260724162053.pdf] Text
C105212006-U71Zd6j5bQOAmyTc-20260724162053.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Ventilasi mekanis sering digunakan pada pasien kritis anak di PICU. Sedasi dan analgesia diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan, sinkronisasi ventilator, serta mencegah agitasi dan ekstubasi tidak terencana, namun sedasi yang kurang atau berlebihan dapat menimbulkan efek samping. Skala COMFORT-Behaviour (COMFORT-B) merupakan instrumen penilaian sedasi berbasis perilaku yang tervalidasi pada anak dengan ventilasi mekanis. Tujuan: Menilai efektivitas penggunaan skala COMFORT-B terhadap luaran klinis pasien kritis anak yang menggunakan ventilasi mekanis. Metode: Studi kohort observasional pada 81 anak yang memenuhi kriteria inklusi di Makassar, Indonesia. Subjek dibagi menjadi kelompok dengan penilaian COMFORT-B (n=41) dan tanpa COMFORT-B (n=40). Perbandingan antar-kelompok dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dengan batas signifikansi p<0,05. Analisis korelasi Spearman juga dilakukan untuk menilai hubungan antara skor sedasi dengan durasi ventilasi mekanis serta lama perawatan intensif. Hasil: Karakteristik dasar relatif homogen (usia p=0,481; jenis kelamin p=0,053; status gizi p=0,728; mortalitas p=0,891; keberhasilan ekstubasi p=0,878). Durasi ventilasi mekanis tidak berbeda bermakna antara kelompok COMFORT-B (7,93 ± 10,96 hari) dan tanpa COMFORT-B (8,33 ± 14,04 hari) (p=0,436). Lama perawatan intensif juga tidak berbeda bermakna (11,56 ± 12,09 vs 17,58 ± 26,39 hari; p=0,660). Analisis korelasi menunjukkan terdapat korelasi positif bermakna antara skor sedasi dengan durasi ventilasi mekanis (r = 0,535; p < 0,001) dan dengan lama perawatan intensif (r = 0,336; p = 0,036). Kesimpulan: Penggunaan skala COMFORT-B tidak menunjukkan perbedaan bermakna terhadap durasi ventilasi, lama perawatan intensif, maupun mortalitas pada pasien kritis anak yang menggunakan ventilasi mekanis. Namun, terdapat korelasi positif bermakna antara skor sedasi dengan durasi ventilasi mekanis dan lama perawatan intensif, serta jenis komorbid berhubungan bermakna dengan mortalitas dan keberhasilan ekstubasi.

Item Type: Thesis (Sp)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kesehatan Anak
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 08 Oct 2026 23:43
Last Modified: 08 Oct 2026 23:43
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59195

Actions (login required)

View Item
View Item