CHANDRA, ERIKO (2026) ESTIMASI GAYA JACKING PADA REINFORCED CONCRETE PIPE DENGAN SIMULASI NUMERIK (STUDI KASUS : PEKERJAAN JACKING JL. H. NAWI & JL. FATMAWATI). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D011221106-9tk3KM2xueTPFavD-20260819131825.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
Metode jacking pipe merupakan salah satu teknologi konstruksi tanpa galian (trenchless technology) yang banyak digunakan pada sistem perpipaan di kawasan perkotaan, khususnya dengan penggunaan Reinforced Concrete Pipe (RCP). Pada konstruksi jacking pipe, pengurangan gesekan pada antarmuka tanah-pipa serta penyediaan gaya dorong (jacking force) yang memadai merupakan faktor utama dalam meningkatkan efisiensi pelaksanaan. Dalam praktiknya, estimasi gaya jacking umumnya dilakukan menggunakan persamaan empiris, namun hasilnya seringkali menyimpang dari kondisi aktual di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan analisis yang mampu merepresentasikan interaksi tanah-pipa secara lebih realistis. Penelitian ini bertujuan untuk estimasi gaya jacking serta menganalisis distribusi tegangan, regangan, dan deformasi pada RCP menggunakan elemen hingga berbasis perangkat lunak ABAQUS. Pemodelan ini dilakukan dengan asumsi kondisi full contact antara tanah dan pipa, serta mempertimbangkan variasi panjang lintasan jacking dan koefisien gesek. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi tegangan longitudinal meningkat dan cenderung menjadi lebih merata seiring bertambahnya panjang lintasan jacking, yang mengindikasikan terjadinya mobilisasi gesekan tanah-pipa secara bertahap. Estimasi gaya jacking juga mengalami peningkatan signifikan terhadap panjang lintasan, dengan nilai maksimum mencapai sekitar 6800 kN pada lintasan 100 m. Pengaruh koefisien gesek terhadap gaya jacking relatif konsisten, namun tidak signifikan. Perbandingan dengan data monitoring lapangan menunjukkan bahwa hasil pemodelan numerik memiliki deviasi yang relatif besar pada tahap awal (35-37%), namun semakin konvergen pada lintasan yang lebih panjang (17-46%). Hal ini menunjukkan bahwa model numerik lebih representatif pada kondisi interaksi tanah-pipa yang telah berkembang stabil. Dibandingkan metode empiris, pendekatan numerik menghasilkan estimasi yang lebih mendekati kondisi aktual dan tidak terlalu konservatif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jacking Pipe, Reinforced Concrete Pipe, Metode Elemen Hingga, ABAQUS, Interaksi Tanah-Pipa, Full Contact. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Unnamed user with username takdim |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 03:45 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 03:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59182 |
