PEMODELAN HYBRID ARIMAX DAN FUZZY TIME SERIES MARKOV CHAIN (Studi Kasus : Jumlah penumpang berangkat di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar periode 2006-2024)


TAUFIQURRAHMAN, . (2026) PEMODELAN HYBRID ARIMAX DAN FUZZY TIME SERIES MARKOV CHAIN (Studi Kasus : Jumlah penumpang berangkat di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar periode 2006-2024). Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of H062221001-uVO81a3HgjQcbXt6-20260729192612.pdf] Text
H062221001-uVO81a3HgjQcbXt6-20260729192612.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

TAUFIQURRAHMAN. Pemodelan Hybrid ARIMAX dan Fuzzy Time Series Markov Chain (dibimbing oleh Prof. Dr. Dr. Georgina Maria Tinungki, M.Si dan Prof. Dr. Nurtiti Sunusi, S.Si., M.Si) Latar Belakang: Jumlah keberangkatan penumpang kapal di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar menunjukkan pola yang fluktuatif dan dipengaruhi oleh efek variasi kalender, khususnya hari raya Idul Fitri, sehingga model deret waktu linear tunggal belum mampu menangkap seluruh pola data secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model hybrid Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variable (ARIMAX) dan Fuzzy Time Series Markov Chain (FTSMC) serta mengukur tingkat akurasinya dalam meramalkan jumlah penumpang di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Metode: Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik berupa data bulanan periode Januari 2006 hingga Desember 2024 sebanyak 228 pengamatan, dengan data Januari 2006 sampai Desember 2023 digunakan sebagai data pembentukan model dan data tahun 2024 sebagai data validasi. Variabel eksogen yang digunakan adalah variabel dummy efek variasi kalender, yaitu satu minggu sebelum dan satu minggu setelah hari raya Idul Fitri. Pemodelan dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap linear menggunakan model ARIMAX dan tahap nonlinear dengan memodelkan residual ARIMAX menggunakan FTSMC, kemudian hasil peramalan residual dikembalikan ke dalam persamaan utama. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik pada tahap linear adalah ARIMAX(4,1,3) dengan nilai AIC terkecil sebesar 4841,547. Residual model tersebut dimodelkan melalui pembentukan himpunan semesta U = [-47344, 71656] yang dibagi menjadi 119 interval dengan panjang interval sebesar 1000 dan matriks probabilitas transisi Markov berukuran 119 x 119. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model hybrid ARIMAX-FTSMC menghasilkan RMSE sebesar 4595,82 dan MAPE sebesar 4,27%, lebih baik dibandingkan model ARIMA (RMSE 25985,69; MAPE 23,80%) dan model ARIMAX (RMSE 24054,39; MAPE 23,05%). Kesimpulan: Nilai MAPE di bawah 10% menunjukkan bahwa model hybrid ARIMAX-FTSMC termasuk dalam kategori kemampuan prediksi sangat baik, sehingga layak digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pihak otoritas pelabuhan dalam perencanaan fasilitas dan pengelolaan arus penumpang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: ARIMAX, Fuzzy Time Series Markov Chain, model hybrid, peramalan, variasi kalender, penumpang pelabuhan.
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Statistika
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 08 Oct 2026 02:17
Last Modified: 08 Oct 2026 02:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59110

Actions (login required)

View Item
View Item