Evaluasi Stabilitas Lereng Pit FPB 09 Berdasarkan Nilai amaks Akibat Peledakan Menggunakan Metode Advanced Wave Integration


RAMADHANI, NUR AZIZAH (2026) Evaluasi Stabilitas Lereng Pit FPB 09 Berdasarkan Nilai amaks Akibat Peledakan Menggunakan Metode Advanced Wave Integration. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of H061221035-KliY2A4kReDUX1yt-20260816000418.pdf] Text
H061221035-KliY2A4kReDUX1yt-20260816000418.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Peledakan yang dilakukan di Pit FPB 09, PT Vale Indonesia Tbk, menimbulkan getaran tanah yang berpotensi memengaruhi kestabilan lereng tambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan hubungan antarparameter getaran horizontal, menghitung nilai percepatan getaran horizontal maksimum (amaks) menggunakan metode Advanced Wave Integration (AWI), mengevaluasi pengaruh amaks terhadap kestabilan lereng, serta menentukan batas aman parameter peledakan berdasarkan nilai amaks prediksi. Data 28 kejadian peledakan menggunakan Instantel Micromate, diolah dengan metode AWI dan Fast Fourier Transform (FFT), kemudian dianalisis menggunakan regresi non-linear serta metode kesetimbangan batas Morgenstern-Price berbasis Rocscience Slide 6.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antarparameter amplitudo (PPV-PPA dan PPV-PPD) tergolong kuat hingga sangat kuat (R2 = 0,641-0,8661), dengan komponen transversal sebagai pengontrol dominan amplitudo getaran, sedangkan hubungan terhadap f0 tergolong rendah hingga sedang (R2 = 0,1162-0,4408). Nilai amaks hasil AWI berkisar 0,013-0,092 g, dengan model prediksi PPV-amaks menghasilkan R2 = 0,7845 dan MAPE = 22,53% (kategori reasonable forecast). Evaluasi pseudostatis menunjukkan Faktor Keamanan (FK) lereng dari kondisi statis (FK = 2,736) menjadi 2,352-2,613 akibat pembebanan seismik (amaks), nilai ini masih berada jauh dari atas ambang aman minimum (FK ≥ 1,1), sementara batas aman minimum lereng kondisi dinamis baru tercapai pada skenario amaks = 0,6 g (FK = 1,180). Berdasarkan batas aman amaks ≤ 0,6 g, diperoleh zonasi jarak dan muatan bahan peledak per delay yang aman, yaitu maksimum 10 kg pada jarak 20 m, 80 kg pada jarak 50 m, 160 kg pada jarak 70 m, dan hingga 180 kg pada jarak ≥ 90 m. Dengan demikian, lereng Pit FPB 09 dinyatakan tetap stabil terhadap intensitas peledakan saat ini dan berdasarkan ambang batas amaks tersebut diperoleh zonasi parameter peledakan yang aman, sehingga dapat menjadi acuan teknis dalam perencanaan peledakan untuk menjaga kestabilan lereng Pit FPB 09.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Getaran peledakan, Advanced Wave Integration, percepatan getaran horizontal maksimum, stabilitas lereng, Pit FPB 09
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 08 Oct 2026 01:11
Last Modified: 08 Oct 2026 01:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59101

Actions (login required)

View Item
View Item