PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf.) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus L.) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK


RIFKI, . (2026) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda L. Mansf.) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus L.) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of H041221035-zQXxVFLTwJimtBD9-20260813115039.pdf] Text
H041221035-zQXxVFLTwJimtBD9-20260813115039.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Paparan asap rokok diketahui dapat meningkatkan stres oksidatif melalui pembentukan Reactive Oxygen Species (ROS) yang berdampak negatif terhadap kualitas spermatozoa, terutama motilitas. Temu kunci (Boesenbergia rotunda L. Mansf.) mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, pinostrobin, dan panduratin A yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motilitas spermatozoa mencit antar kelompok perlakuan, membandingkan pengaruh berbagai dosis ekstrak temu kunci terhadap motilitas spermatozoa mencit yang terpapar asap rokok, serta menentukan dosis yang paling efektif dalam meningkatkan motilitas spermatozoa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima kelompok perlakuan dengan empat ulangan. Kelompok K1 sebagai kontrol negatif, K2 sebagai kontrol positif yang dipapar asap rokok, P1 diberi paparan asap rokok dan ekstrak temu kunci dosis 150 mg/kgBB, P2 diberi paparan asap rokok dan ekstrak temu kunci dosis 300 mg/kgBB, serta P3 diberi paparan asap rokok dan ekstrak temu kunci dosis 600 mg/kgBB. Perlakuan diberikan selama 28 hari. Data motilitas spermatozoa dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, Analysis of Variance (ANOVA), dan dilanjutkan dengan uji Post-Hoc Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motilitas spermatozoa mencit (p<0,05). Rata-rata motilitas spermatozoa tertinggi diperoleh pada kelompok P2 sebesar 64,50%, diikuti K1 sebesar 52,50%, P3 sebesar 48,75%, P1 sebesar 43,50%, dan K2 sebesar 35,00%. Hasil uji Post-Hoc Tukey menunjukkan bahwa kelompok P2 berbeda nyata dibandingkan seluruh kelompok perlakuan lainnya dan merupakan kelompok dengan motilitas spermatozoa tertinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak temu kunci berpengaruh terhadap motilitas spermatozoa mencit yang terpapar asap rokok. Dosis 300 mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif dalam meningkatkan motilitas spermatozoa dan memperbaiki penurunan kualitas spermatozoa akibat paparan asap rokok.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak Temu Kunci, Motilitas Spermatozoa, Asap Rokok, Mencit, Antioksidan.
Subjects: Q Science > QH Natural history
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 07 Oct 2026 08:31
Last Modified: 07 Oct 2026 08:31
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59051

Actions (login required)

View Item
View Item