FRANSISCA, ELZA PUTRI (2025) PENENTUAN TINGKAT PANDUAN DIAGNOSTIK (TPD) PADA BERBAGAI JENIS PEMERIKSAAN TERHADAP DOSIS SERAP PADA PEMERIKSAAN RADIOGRAFI UMUM DI RSUD dr. JUSUF SK KOTA TARAKAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
H021201060-hIGHZfipmrSFdwtg-20260819151606.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Radiografi umum merupakan modalitas pencitraan yang banyak digunakan dalam diagnosis berbagai kondisi medis. Penggunaan radiasi pengion memerlukan optimisasi dosis pasien melalui penetapan Diagnostic Reference Level (DRL) sebagai acuan proteksi dan keselamatan radiasi. Penentuan DRL lokal diperlukan untuk mengevaluasi dosis berdasarkan praktik pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi frekuensi pemeriksaan radiografi umum pada bayi, anak-anak, dan dewasa, menentukan DRL lokal berdasarkan Skin Dose (mGy) dan membandingkannya dengan standar BAPETEN, serta mengetahui tingkat kesesuaian perhitungan manual dengan Web SiINTAN. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan pendekatan analisis data sekunder dari rekam medis pasien radiografi umum di RSUD dr. Yusuf Tarakan periode Januari–Desember 2025. Data dikelompokkan berdasarkan usia, yaitu bayi (1–4 tahun), anak-anak (5–14 tahun), dan dewasa (≥15 tahun), serta enam jenis pemeriksaan, yaitu Thorax PA, Pelvis AP, Manus, Femur, Cruris, dan Abdomen AP. Analisis dilakukan berdasarkan Skin Dose (mGy), dengan median (Q2) sebagai dosis tipikal dan persentil ke-75 (Q3) sebagai DRL lokal, serta confidence interval (CI) 95%. Hasil perhitungan manual dibandingkan dengan Web SiINTAN. Hasil: Pemeriksaan Thorax merupakan pemeriksaan paling dominan, sedangkan Abdomen AP menempati urutan kedua. Pemeriksaan Pelvis AP, Manus, Femur, dan Cruris memiliki frekuensi lebih rendah. Perhitungan manual dan Web SiINTAN menghasilkan nilai Q2 dan Q3 yang identik dengan selisih nol dan tingkat kesesuaian 100%. Nilai DRL lokal selanjutnya dibandingkan dengan DRL nasional BAPETEN sebagai dasar evaluasi dan optimisasi dosis radiasi. Kesimpulan: DRL lokal pemeriksaan radiografi umum di RSUD dr. Yusuf Tarakan berdasarkan Skin Dose (mGy) telah diperoleh pada kelompok bayi, anak-anak, dan dewasa. Perhitungan manual dan Web SiINTAN menunjukkan kesesuaian 100% dalam menentukan Q2 dan Q3. Nilai DRL lokal tersebut dapat digunakan sebagai acuan evaluasi dan optimisasi dosis radiasi serta penerapan proteksi radiasi sesuai standar BAPETEN.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Radiografi Umum; Diagnostic Reference Level; Skin Dose; Web SiINTAN; BAPETEN |
| Subjects: | Q Science > QC Physics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username takdim |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 02:25 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 02:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58961 |
