HARIS, RISKA SRI WAHYUNI (2026) Evaluasi Distribusi Ukuran Partikel Jagung dalam Pakan Ayam Petelur terhadap Karakteristik Fisik Pakan serta Kecernaan Protein dan P. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
I012212029-20VrJDHhpOCfdMWI-20260716132020.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Riska Sri Wahyuni Haris. I012212029. Evaluasi Distribusi Ukuran Partikel Jagung dalam Pakan Ayam Petelur terhadap Karakteristik Fisik Pakan serta Kecernaan Protein dan Pati (dibimbing oleh Jasmal Ahmari Syamsu dan Sri Purwanti). Distribusi ukuran partikel jagung merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi karakteristik fisik pakan dan pemanfaatan nutrien dalam ransum unggas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh distribusi ukuran partikel jagung terhadap karakteristik fisik pakan dan kecernaan nutrien secara in vitro, serta menentukan distribusi ukuran partikel yang optimal untuk menghasilkan kualitas fisik pakan dan pemanfaatan nutrien yang baik pada ransum ayam petelur. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap secara berurutan. Tahap I bertujuan mengkarakterisasi distribusi ukuran partikel jagung hasil penggilingan menggunakan hammer mill serta mengevaluasi karakteristik fisiknya, meliputi kerapatan tumpukan (bulk density) dan sudut tumpukan (angle of repose). Tahap II mengevaluasi tujuh perlakuan ransum dengan proporsi berbeda antara partikel jagung kasar (0,84–2,00 mm) dan partikel jagung halus (0,149–0,71 mm) menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga ulangan pada setiap perlakuan. Analisis dilakukan terhadap komposisi nutrien, kecernaan protein, dan kecernaan pati secara in vitro pada masing-masing ransum percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jagung hasil penggilingan menggunakan hammer mill didominasi oleh partikel kasar sebesar 86,43%, sedangkan partikel halus hanya mencapai 13,57% dari total sampel. Ukuran partikel menunjukkan hubungan positif dengan kerapatan tumpukan dan hubungan negatif dengan sudut tumpukan, yang mengindikasikan bahwa partikel kasar memiliki efisiensi pengemasan dan flowability yang lebih baik dibandingkan partikel halus. Distribusi ukuran partikel jagung berpengaruh nyata terhadap kecernaan protein dan pati secara in vitro (P<0,05). Kecernaan protein tertinggi diperoleh pada ransum R6 yang mengandung 25% partikel kasar dan 75% partikel halus, yaitu sebesar 69,56%. Sementara itu, kecernaan pati tertinggi diperoleh pada ransum R3 yang mengandung 100% partikel halus, yaitu sebesar 76,86%, namun tidak berbeda nyata dengan R6. Perlakuan R6 memberikan respons terbaik karena menghasilkan kecernaan protein yang tertinggi dan kecernaan pati yang tinggi, sekaligus mempertahankan karakteristik fisik pakan yang masih dapat diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi partikel jagung kasar dan halus dalam proporsi yang tepat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas fisik pakan dan pemanfaatan nutrien pada ransum ayam petelur.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Peternakan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 00:50 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 00:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58909 |
