SAPUTRA, ADRIAN (2026) Pelanggaran Norma dalam Naskah Drama Opera Kecoa Karya N. Riantiarno: Tinjauan Struktural. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F011211018-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (907kB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Adrian Saputra “Pelanggaran Norma dalam Naskah Drama "Opera Kecoa" karya N. Riantiarno: Tinjauan Struktural” (Dibimbing oleh Dr. Inriati Lewa, M. Hum). Latar Belakang. Banyak penelitian yang mengkaji naskah drama Opera Kecoa karya N. Riantiarno menggunakan pendekatan sosiologis dan pendidikan karakter, namun jarang ditemukan penelitian yang menggunakan pendekatan struktural untuk menganalisis bagaimana pelanggaran norma direpresentasikan melalui unsur-unsur intrinsik drama dan sikap tokoh terhadapnya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelanggaran norma yang terdapat dalam naskah drama Opera Kecoa karya N. Riantiarno serta mengkaji sikap tokoh terhadap pelanggaran norma yang dilakukan. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dan teknik baca catat. Data penelitian meliputi informasi terkait unsur intrinsik drama, bentuk pelanggaran norma, dan sikap tokoh terhadapnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori struktural yang dikemukakan oleh A. Teeuw, melalui identifikasi unsur intrinsik dan klasifikasi bentuk pelanggaran norma beserta sikap tokoh terkait. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pelanggaran norma dalam drama meliputi pelacuran (diteliti sebagai aktivitas bertahan hidup kaum marginal dengan istilah eufemistik Pekerja Seks Komersial/PSK), pelanggaran etik (terwujud dalam korupsi, pemerasan, pungli, dan suap oleh tokoh pejabat), penggunaan kosakata vulgar dan anormatif (digunakan untuk mencerminkan realitas sosial lapisan bawah), serta homoseksualitas (melalui hubungan antara Julini dan Roima yang menantang norma heteronormatif). Sikap tokoh terhadap pelanggaran norma beragam, antara lain sikap mengikut (Tuminah), tetap berpendirian (Julini), melawan (Roima), kecewa (Tibal), dan tidak setuju (Roima terhadap hubungan sesama jenis). Simpulan. Melalui pendekatan struktural, teridentifikasi berbagai bentuk pelanggaran norma dan sikap tokoh yang berbeda dalam drama Opera Kecoa. Drama ini tidak hanya merepresentasikan realitas sosial masa lalu, tetapi juga memberikan wawasan tentang bagaimana norma masyarakat diinterpretasikan, dilanggar, dan ditantang oleh kelompok terpinggirkan, sekaligus menjadi kritik terhadap kesenjangan sosial dan penyalahgunaan kekuasaan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 00:24 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 00:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58896 |
