FAJRIN, MUHAMMAD (2026) DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP ANAK PENYANDANG DISABILITAS DALAM MENGHADAPI STIGMA (Studi Kasus 7 Keluarga di Kecamatan Rappocini Kota Makassar) = Family Social Support For Children With Disabilities (Case Study Of 7 Families In Rappocini District, Makassar City). Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
E032221009-WzSLCVRMub1tId4k-20260713142143.jpg
Download (221kB) | Preview
E032221009-1-2.pdf
Download (2MB)
E032221009-dp.pdf
Download (102kB)
E032221009-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa anak penyandang disabilitas kerap dipandang berbeda sehingga sering kali menghadapi stigma yang berwujud pelabelan negatif, pengucilan, perlakuan tidak adil (diskriminasi). Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya harga diri, perkembangan psikologis, dan keterbatasan dalam mengakses pendidikan maupun layanan sosial. Keluarga memiliki posisi kuat karena dapat memberikan dukungan sosial, baik dalam aspek emosional, material, maupun moral, sehingga anak tetap dapat berfungsi secara optimal di tengah masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis bentuk stigma yang dialami anak penyandang disabilitas; (2) mendeskripsikan bentuk dukungan sosial yang diberikan keluarga kepada anak penyandang disabilitas; dan (3) mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami keluarga dalam memberikan dukungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap tujuh keluarga di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak penyandang disabilitas mengalami stigma berupa pengucilan dalam pergaulan, pandangan merendahkan yang dilekatkan oleh lingkungan sekitar dan semakin diperparah dengan kondisi ekonomi keluarga. Keluarga berperan dengan memberikan berbagai bentuk dukungan sosial, antara lain dukungan emosional berupa kasih sayang dan perhatian, dukungan penghargaan berupa pengakuan dan dorongan motivasi, dukungan instrumental berupa pemenuhan kebutuhan materiil, dukungan informasional berupa pengarahan dan nasihat, serta dukungan jaringan sosial berupa akses ke komunitas dan layanan sosial. Meski demikian, keluarga juga menghadapi hambatan, di antaranya hambatan psikologis karena beban emosional, hambatan ekonomi akibat tingginya biaya perawatan dan pendidikan anak, hambatan sosial berupa kurangnya penerimaan lingkungan, serta hambatan struktural terkait keterbatasan fasilitas dan kebijakan yang ramah disabilitas. Namun, dengan hambatan yang ada, para orang tua dan keluarga justru, menunjukkan ketahanan yang luar biasa dengan menerima keadaan. Penelitian ini menegaskan bahwa peran keluarga sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan dan meningkatkan keberfungsian sosial anak penyandang disabilitas. Oleh karena itu, intervensi dari pemerintah, masyarakat, serta lembaga pendidikan sangat dibutuhkan untuk mendukung keluarga sehingga anak penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang setara dalam kehidupan sosial.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dukungan Sosial; Keluarga; Anak Penyandang Disabilitas; Stigma; Hambatan. |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 03:25 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58866 |
