Upaya Penerapan Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bagi Pengrajin Kapal Kayu di Galangan Kapal Rakyat Bulukumba = Efforts to Implement Occupational Safety and Health (OSH) Aspects for Wooden Shipbuilders in Traditional Shipyards in Bulukumba.


WAHYUNI, ARVINA (2026) Upaya Penerapan Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bagi Pengrajin Kapal Kayu di Galangan Kapal Rakyat Bulukumba = Efforts to Implement Occupational Safety and Health (OSH) Aspects for Wooden Shipbuilders in Traditional Shipyards in Bulukumba. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D031221056-GMYJjnP1xSEV3bsL-20260529115032.jpg

Download (89kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D031221056-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D031221056-dp.pdf

Download (252kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
D031221056-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 October 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ARVINA WAHYUNI. Upaya Penerapan Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bagi Pengrajin Kapal Kayu di Galangan Kapal Rakyat Bulukumba. (dibimbing oleh Moh. Rizal Firmansyah, ST.MT. M.Eng). Latar Belakang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, khususnya pada sektor informal seperti galangan kapal rakyat. Aktivitas pembuatan kapal kayu memiliki berbagai potensi bahaya, seperti risiko tertimpa material, terjatuh dari ketinggian, terluka akibat alat tajam, serta paparan debu dan bahan kimia. Namun, penerapan K3 pada pengrajin kapal kayu di Galangan Kapal Rakyat Bulukumba masih belum optimal, ditandai dengan rendahnya penggunaan alat pelindung diri (APD), minimnya fasilitas keselamatan, serta kurangnya kesadaran pekerja terhadap risiko kerja. Tujuan Penelitian ini menganalisis kondisi penerapan aspek K3 serta merumuskan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja pengrajin kapal kayu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data Primer diperoleh melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner, dan wawancara kepada pengrajin, sedangkan data sekunder di peroleh dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada galangan kapal kayu Bulukumba secara keseluruhan berada pada kategori sedang sebesar 90,91% dan kategori tinggi sebesar 9,09%, sehingga menunjukkan bahwa penerapan K3 masih belum optimal. Hambatan utama dalam penerapan K3 meliputi keterbatasan fasilitas keselamatan kerja seperti belum tersedianya alat pelindung diri (APD), tidak adanya standar operasional prosedur (SOP) tertulis, keterbatasan fasilitas pertolongan darurat, serta fasilitas sanitasi yang belum memadai. Selain itu, rendahnya kesadaran dan kepatuhan pengrajin dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pendidikan pekerja yang didominasi lulusan SD sebesar 48,48%, tidak adanya pelatihan dan sosialisasi K3, serta sistem kerja yang masih dilakukan secara tradisional sehingga pengendalian risiko kerja belum berjalan secara sistematis. Berdasarkan kondisi tersebut, dibuatkan upaya berupa penyediaan fasilitas K3, penyusunan SOP sederhana, serta pelatihan dan sosialisasi K3 secara berkala. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan penerapan K3, meminimalkan risiko kecelakaan kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pengrajin kapal kayu, galangan kapal rakyat, risiko kerja.
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 Oct 2026 00:53
Last Modified: 05 Oct 2026 00:53
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58738

Actions (login required)

View Item
View Item