ANALISIS KELAYAKAN TARIF KAPAL CEPAT LINTAS SIWA - TOBAKU = Feasibility Analysis of Fast Boat Fare Across Siwa – Tobaku


AWISBA, VIVIN TRI (2026) ANALISIS KELAYAKAN TARIF KAPAL CEPAT LINTAS SIWA - TOBAKU = Feasibility Analysis of Fast Boat Fare Across Siwa – Tobaku. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D031221002-6r3n59vzYjTwsCbQ-20260602190603.jpg

Download (266kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D031221002-1-2.pdf

Download (616kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D031221002-dp.pdf

Download (260kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
D031221002-fullllll.pdf

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang Kapal Express Bahari 88 merupakan kapal cepat yang melayani penumpang pada rute Siwa-Tobaku yang dapat mengangkut 270 penumpang. Namun, sering kali dalam pelayarannya kapal ini tidak memenuhi kapasitas jumlah penumpang. Hal ini dikarenakan jadwal yang sering berubah sehingga penumpang cenderung mencari alternatif lain seperti menggunakan kapal ferry dan juga disebabkan oleh kenaikan harga tiket yang semula Rp.115.000 berubah menjadi Rp.160.000 untuk kelas VIP, sementara untuk kelas ekonomi naik dari harga Rp. 85.000 berubah menjadi Rp. 110.000 per penumpang. Tujuan Penelitian ini untuk menentukan tarif minimum yang dapat menutupi biaya operasional kapal dan untuk menentukan tarif berdasarkan kemampuan dan keinginan bagi pengguna jasa angkutan kapal Express Bahari 88 trayek Siwa – Tobaku. Metode Penelitian yang digunakan yaitu metode Required Freight Rate (RFR) untuk memperoleh tarif minimum yang menutup biaya operasional total, serta analisis Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tarif minimum yang dapat diberlakukan berdasarkan biaya operasional kapaldengan load factor 100% adalah Rp. 105.018, load factor 90% sebesar Rp. 116.687, load factor 80% sebesar Rp. 131.273, load factor 70% sebesar Rp.150.026, load factor 60% sebesar Rp. 175.031, dan load factor 54% yang merupakan load factor rata-rata di lapangan sebesar Rp.194.478. Kemudian tarif minimum berdasarkan kemampuan pengguna jasa adalah sebesar Rp. 134.184. Kesimpulan berdasarkan hasil dari pengolahan data, maka pada angkutan penumpang rute Siwa – Tobaku pada load factor 80% hingga load factor 100% dapat dikatakan memiliki tarif yang layak dikarenakan tarif RFR < ATP.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ability to pay (ATP), Biaya Operasional Kapal, Required Freight Rate (RFR), Willengness To Pay (WTP), Tarif.
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sistem Perkapalan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 Oct 2026 00:48
Last Modified: 05 Oct 2026 00:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58735

Actions (login required)

View Item
View Item