MEUTIA, SRI (2026) Peranan Polimorfisme Gen ADIPOQ rs266729 terhadap Risiko Obesitas Pada Dewasa Muda = The Role of ADIPOQ rs266729 Gene Polymorphism in the Risk of Obesity in Young Adults. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C175222015-1-2.pdf
Download (1MB)
C175222015-dp.pdf
Download (964kB)
C175222015-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
C175222015-gZx1alf7n8HiyAGq-20260615132647.jpg
Download (280kB) | Preview
Abstract (Abstrak)
Obesitas adalah gangguan metabolisme kompleks yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Gen ADIPOQ, yang mengkode adiponektin, memainkan peran penting dalam homeostasis energi, sensitivitas insulin, dan metabolisme lipid. Polimorfisme rs266729 (- 11377C>G) telah dikaitkan dengan perubahan kadar adiponektin dan peningkatan risiko obesitas dan sindrom metabolik. Tujuan: Untuk menyelidiki hubungan antara polimorfisme ADIPOQ rs266729 dan risiko obesitas pada dewasa muda di Manado, Indonesia. Metode: Studi potong lintang dilakukan pada Mei 2025 yang melibatkan dewasa muda berusia 18–25 tahun dari kelompok etnis Minahasa, Sangihe Talaud, dan Bolaang Mongondouw. Pengukuran antropometri (BMI, lingkar pinggang), asupan makanan, dan aktivitas fisik dievaluasi. Genotipe ADIPOQ rs266729 dilakukan, dan analisis statistik mencakup uji chi-square dan regresi logistik yang disesuaikan dengan variabel pengganggu (usia, jenis kelamin, asupan energi, aktivitas fisik). Hasil: Prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas konsisten dengan hasil nasional (24,95 ± 4,6 p < 0,001). Individu yang membawa alel G dari ADIPOQ rs266729 memiliki BMI yang secara signifikan lebih tinggi (24,2 (24,93 ± 5,01) p = 0,005) dan lingkar pinggang (76 (77,63 ± 10,51) p = 0,005) dibandingkan dengan genotipe CC. Distribusi genotipe ADIPOQ rs266729 menunjukkan penyimpangan dari kesetimbangan Hardy–Weinberg. Dalam analisis regresi logistik multivariat, genotipe CG dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas dibandingkan dengan genotipe GG (p = 0,026). Kesimpulan: Polimorfisme ADIPOQ rs266729 dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas pada dewasa muda. Temuan ini menyoroti pentingnya nutrigenetika dalam pencegahan obesitas dan menunjukkan bahwa intervensi diet yang dipersonalisasi dapat mengurangi kerentanan genetik.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Obesitas, ADIPOQ, rs266729, polimorfisme gen, nutrigenetika, dewasa muda |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Gizi Klinik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 04 Oct 2026 23:58 |
| Last Modified: | 04 Oct 2026 23:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58720 |
