HARMANSYAH, HUSNI (2025) Pengaruh Pemberian MLC901 pada Tikus Wistar yang Diinduksikan Cedera Spinal untuk Perbaikan Fungsi Motorik dengan Menilai Ekspresi Aquaporin-4 (AQP-4) dan Malondialdehyde (MDA) serta Gambaran Histopatologi = THE IMPACT OF MLC901 ADMINISTRATION ON MOTOR FUNCTION RECOVERY IN WISTAR RATS WITH SPINAL CORD INJURY: ASSESSMENT OF AQUAPORIN-4 (AQP-4) EXPRESSION, MALONDIALDEHYDE (MDA) LEVEL AND HISTOPATHOLOGICAL FINDINGS. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C205202001-1-2.pdf
Download (495kB)
C205202001-dp.pdf
Download (263kB)
C205202001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
C205202001-i8yjZo6JXAHcxpMR-20260617220908.jpg
Download (312kB) | Preview
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: CMS merupakan kondisi yang melumpuhkan dengan pilihan terapi yang masih terbatas. MLC901 telah menunjukkan sifat neuroprotektif pada berbagai cedera sistem saraf pusat. Namun, efeknya pada CMS, khususnya terkait ekspresi AQP-4 dan kadar MDA pada fase kronik, belum sepenuhnya diteliti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian MLC901 terhadap ekspresi mRNA Aquaporin-4 (AQP-4) dan kadar Malondialdehyde (MDA) pada tikus Wistar dengan cedera medula spinalis (CMS) fase kronik derajat berat, serta menilai dampaknya terhadap perubahan histopatologis dan pemulihan fungsi motorik. Metodologi: Penelitian eksperimental ini menggunakan desain kelompok kontrol acak dengan post-test only, melibatkan 18 ekor tikus jantan Wistar yang dibagi menjadi tiga kelompok: kontrol normal (laminektomi), kontrol negatif (laminektomi + induksi CMS), dan kelompok perlakuan (laminektomi + induksi CMS + MLC901). Cedera CMS fase kronik derajat berat diinduksi menggunakan model kontusio, dan MLC901 diberikan secara oral selama 7 hari. Parameter yang dinilai meliputi ekspresi mRNA AQP-4, kadar MDA, gambaran histopatologis, dan fungsi motorik. Hasil: Kelompok yang menerima MLC901 menunjukkan penurunan signifikan pada ekspresi mRNA AQP-4 dan kadar MDA dibandingkan kelompok kontrol negatif. Analisis histopatologi menunjukkan penurunan yang nyata pada edema, nekrosis, dan pembentukan jaringan parut glial. Selain itu, fungsi motorik mengalami peningkatan signifikan pada kelompok MLC901 dibandingkan kontrol negatif. Analisis korelasi menunjukkan bahwa kadar AQP-4 dan MDA yang lebih rendah berhubungan dengan kerusakan jaringan yang lebih minimal dan pemulihan fungsi motorik yang lebih baik. Kesimpulan:MLC901 memberikan efek neuroprotektif dengan menurunkan ekspresi AQP- 4 dan kadar MDA, yang berdampak pada berkurangnya kerusakan jaringan dan peningkatan pemulihan motorik pada CMS fase kronik derajat berat. Temuan ini mendukung potensi terapeutik MLC901 sebagai terapi adjuvan pada CMS dan mendorong perlunya penelitian klinis lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | MLC901, cedera medula spinalis, Aquaporin-4 (AQP-4), Malondialdehyde (MDA) |
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Bedah Saraf |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 04 Oct 2026 23:54 |
| Last Modified: | 04 Oct 2026 23:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58718 |
