NIRWANA, NIRWANA (2026) Hubungan Single Nucleotide Polymorphisme Ppar Rs1801282 Dengan Pola Diet Dan Aktivitas Fisik Pada Subyek Dewasa Obesitas Dan Non Obesitas = The Relationship Between PPAR rs1801282 Single Nucleotide Polymorphism and Dietary Patterns and Physical Activity in Obese and Non-Obese Adult Subjects. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C175222012-1-2.pdf
Download (3MB)
C175222012-dp.pdf
Download (393kB)
C175222012-DXUa7ekt3mls09zg-20260619155824.jpg
Download (361kB) | Preview
C175222012-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat dan berhubungan dengan berbagai penyakit kardiometabolik. Perbedaan kerentanan individu terhadap obesitas tidak hanya dipengaruhi oleh pola diet dan aktivitas fisik, tetapi juga faktor genetik, salah satunya polimorfisme single nucleotide polymorphism (SNP) Peroxisome Proliferator-Activated metabolisme lemak dan adipogenesis. Tujuan: pola diet dan aktivitas fisik pada subjek dewasa obesitas dan non-obesitas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang pada 152 dokter residen/PPDS dewasa di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Status obesitas dinilai dengan indeks massa tubuh, lingkar pinggang, dan komposisi tubuh menggunakan bioelectrical impedance analysis. Pola diet dikaji menggunakan food frequency questionnaire terstruktur dan aktivitas fisik diukur dengan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). ar analisis genetik dan diuji keseimbangannya menggunakan uji Hardy Weinberg, sedangkan hubungan antar variabel dianalisis dengan uji bivariat dan regresi logistik multivariat. Hasil: pola diet didominasi konsumsi tinggi makanan olahan, lemak jenuh, dan karbohidrat. peningkatan risiko obesitas, namun tidak bermakna secara statistik baik terhadap status obesitas, lingkar pinggang, maupun massa lemak. Sebaliknya, konsumsi makanan olahan tinggi dan tingkat aktivitas fisik rendah berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko obesitas pada analisis multivariat. Dengan demikian, pada populasi ini risiko obesitas terutama dipengaruhi oleh faktor non- genetik (pola diet dan aktivitas fisik), sementara kont rs1801282 tidak bermakna secara statistik.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | obesitas, PPARy rs1801282, polimorfisme genetik, pola diet, aktivitas fisik, dewasa. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Gizi Klinik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 04 Oct 2026 23:50 |
| Last Modified: | 04 Oct 2026 23:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58713 |
