ADITYA, ALIF (2026) KEARIFAN KUTIKA PERTANIAN PADA MASYARAKAT BUGIS DESA KOMPANG. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F021211009-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Alif Aditya. Kearifan Kutika Pertanian Pada Masyarakat Desa Kompang (dibimbing oleh Muhlis Hadrawi) Penelitian ini membahas kearifan pengetahuan kutika pertanian pada masyarakat Bugis di Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Kutika merupakan sistem pengetahuan tradisional masyarakat Bugis yang digunakan sebagai pedoman dalam menentukan hari baik dan hari buruk dalam berbagai aktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek- aspek pengetahuan yang terkandung di dalam kutika masyarakat Desa Kompang serta menganalisis fungsi kutika bagi masyarakat petani dalam kehidupan sosial dan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri atas sumber manuskrip berupa naskah lontara kutika dan sumber lisan dari informan masyarakat Desa Kompang. Analisis penelitian ini menggunakan teori struktural fungsionalisme A.R. Radcliffe-Brown. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kutika memuat sistem pengetahuan tradisional mengenai perhitungan waktu dalam pertanian yang meliputi siklus waktu tahunan, bulanan, dan mingguan. Pengetahuan tersebut berkaitan dengan penentuan musim tanam, kondisi cuaca, kualitas hasil pertanian, serta tanda-tanda alam yang dijadikan pedoman oleh masyarakat. Kutika juga memiliki fungsi sosial dan spiritual dalam kehidupan masyarakat Desa Kompang. Kutika berfungsi sebagai pedoman menentukan waktu bercocok tanam, menjaga keteraturan sosial, memperkuat solidaritas masyarakat, serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya dan pengetahuan lokal. Keberadaan panrita kutika sebagai penjaga pengetahuan tradisional turut mempertahankan keberlangsungan kutika di tengah perkembangan pertanian modern. Dengan demikian, kutika tidak hanya dipahami sebagai sistem penanggalan tradisional, tetapi juga sebagai pranata budaya yang berperan menjaga keseimbangan hubungan manusia, alam, dan kehidupan sosial masyarakat Bugis di Desa Kompang
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 04 Oct 2026 23:41 |
| Last Modified: | 04 Oct 2026 23:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58702 |
