HADI, MUHAMMAD FAHMI (2026) Analisis Pengaruh Penambahan Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dengan Biodiesel Jenis B40 Terhadap Uji Performa Mesin Diesel Tipe TV-1 = Analysis of the Effect of Moringa Leaf Powder (Moringa Oleifera) Antioxidant Addition to B40 Biodiesel on the Performance of a TV-1 Diesel Engine. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D021221095-UpKfBHTXNd5iDY0c-20260608125712.jpg
Download (343kB)
D021221095-1-2.pdf
Download (1MB)
D021221095-dp.pdf
Download (657kB)
D021221095-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 October 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
MUHAMMAD FAHMI HADI. Analisis Pengaruh Penambahan Antioksidan Serbuk Daun Kelor (Moringa Oleifera) dengan Biodiesel Jenis B40 terhadap Uji Performa Mesin Diesel Tipe TV-1 (dibimbing oleh Prof. Dr. Eng. Andi Erwin Eka Putra, ST., MT). Latar belakang. Biodiesel B40 merupakan campuran 40% biodiesel dan 60% solar yang digunakan sebagai alternatif bahan bakar fosil dalam mendukung transisi energi berkelanjutan. Namun, biodiesel memiliki kelemahan pada stabilitas oksidatif yang dapat memengaruhi kualitas bahan bakar serta performa mesin diesel. Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid dan polifenol yang berpotensi meningkatkan stabilitas oksidatif biodiesel. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan antioksidan serbuk daun kelor terhadap sifat fisik dan kimia biodiesel B40 serta terhadap kinerja dan karakteristik pembakaran mesin diesel tipe TV-1. Metode. Biodiesel B40 dicampur dengan serbuk daun kelor pada variasi konsentrasi 50 ppm, 100 ppm, dan 150 ppm. Pengujian karakteristik bahan bakar meliputi densitas, viskositas, nilai kalor, dan analisis FTIR. Pengujian performa mesin dilakukan menggunakan mesin diesel TV-1 dengan variasi rasio kompresi 14:1 dan 18:1 serta beban 5 kg, 7 kg, dan 9 kg. Parameter yang dianalisis meliputi daya efektif, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), efisiensi termal, efisiensi mekanis, tekanan silinder, dan laju pelepasan panas (HRR). Hasil. Penambahan antioksidan daun kelor meningkatkan nilai kalor bahan bakar hingga mencapai nilai tertinggi pada konsentrasi 100 ppm sebesar 34.798 kJ/kg dibandingkan B40 murni sebesar 33.406 kJ/kg. Variasi konsentrasi memengaruhi densitas dan viskositas bahan bakar. Pada pengujian mesin, campuran B40 dengan antioksidan menunjukkan kecenderungan penurunan daya dan peningkatan konsumsi bahan bakar spesifik dibandingkan B40 murni. Analisis pembakaran menunjukkan adanya perubahan tekanan silinder dan HRR yang dipengaruhi oleh konsentrasi antioksidan dan rasio kompresi. Kesimpulan. Penambahan antioksidan serbuk daun kelor berpengaruh terhadap karakteristik fisik dan kimia biodiesel B40 serta performa mesin diesel tipe TV-1. Konsentrasi 100 ppm memberikan hasil paling optimal dalam meningkatkan nilai kalor dan kualitas pembakaran, meskipun belum mampu meningkatkan performa daya mesin secara signifikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biodiesel B40, Daun Kelor, Antioksidan Alami, Performa Mesin Diesel, Efisiensi Termal. |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 07:42 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 07:42 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58684 |
