LUMBANTORUAN, DEDI CHANDRA (2026) Analisis Penerapan Lean Consruction Pada Pekerjaan Galian Di Proyek Bendungan Jenelata = Analysis Of Lean Construction Implementation In Excavation Works On Jenelata Dam Project. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D012241025-uzRhDO6qXkIwxKZG-20260511154419.jpg
Download (238kB)
D012241025-1-2.pdf
Download (1MB)
D012241025-dp.pdf
Download (203kB)
D012241025-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 September 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
DEDI CHANDRA LUMBANTORUAN. Analisis Penerapan Lean Construction pada Pekerjaan Galian Proyek Bendungan Jenelata (dibimbing oleh Rosmarianni Arifuddin dan Asad Abdurrahman). Sektor konstruksi masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterlambatan proyek, pembengkakan biaya, dan tingginya tingkat pemborosan (waste) dalam proses pelaksanaan. Lean Construction merupakan pendekatan manajemen yang bertujuan meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi pemborosan, serta memaksimalkan nilai proyek melalui pengelolaan aliran pekerjaan yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Lean Construction pada pekerjaan galian Proyek Bendungan Jenelata dengan menggunakan enam tools utama yaitu Last Planner System, Daily Huddle Meeting, Just In Time, SMART Goals, Value Stream Mapping, dan metode 5R, serta mengidentifikasi indikator dominan dan faktor penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini dilaksanakan pada studi kasus pada Proyek Pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi kepada responden yang terlibat langsung dalam proses konstruksi bendungan. Data dianalisis menggunakan metode Relative Importance Index (RII) untuk menentukan tingkat kepentingan dan dominasi setiap indikator penerapan Lean Construction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Lean Construction pada pekerjaan galian Bendungan Jenelata berada pada kategori tinggi, dengan nilai RII keseluruhan sebesar (misalnya 0,85). Tools yang memiliki tingkat pengaruh paling dominan adalah Last Planner System dengan nilai RII sebesar (0,93), diikuti oleh Daily Huddle Meeting (0,91), Just In Time (0,89), SMART Goals (0,89), Value Stream Mapping (0,90), dan 5R (0,86). Hasil ini menunjukkan bahwa perencanaan kerja yang kolaboratif, koordinasi harian antar tim, serta pengelolaan logistik yang tepat waktu memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi pekerjaan galian. Selain itu, hambatan utama ditemukan pada Daily Huddle akibat keterbatasan waktu briefing harian, yang berdampak pada efektivitas koordinasi proyek serta berkorelasi dengan hambatan pada Last Planner System, dimana perubahan pekerjaan mendadak menyebabkan rencana mingguan tidak tercapai secara konsisten. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi tools Lean Construction secara konsisten dapat menjadi strategi manajemen yang efektif untuk meningkatkan kinerja proyek infrastruktur berskala besar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Lean Construction, Relative Importance Index, Last Planner System, Daily Huddle Meeting, Just In Time, Proyek Bendungan. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 07:27 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 07:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58673 |
