GERALDO, FELIX (2026) Karakteristik Mekanik Batako Ramh Lingkungan Berbahan Slag Nikel dan High-Density Polyethylene (HDPE) = Mechanical Characteristics of Eco-Friendly Concrete Blocks Made from Nickel Slag and High-Density Polyethylene (HDPE). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D011221134-4S9IQe5bKyG7iwRP-20260608133954.jpg
Download (352kB)
D011221134-1-2.pdf
Download (1MB)
D011221134-dp.pdf
Download (148kB)
D011221134-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 September 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang Pertumbuhan sektor konstruksi di Indonesia berbanding lurus dengan tingginya kebutuhan material bangunan seperti batako, sehingga menuntut adanya inovasi penggunaan material yang lebih berkelanjutan dari limbah. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pemanfaatan limbah slag nikel dan plastik High-Density Polyethylene(HDPE) sebagai bahan substitusi parsial agregat halus dalam pembuatan batako ramah lingkungan. Untuk mengatasi lemahnya ikatan antara permukaan plastik dan semen, penelitian ini menerapkan metode cement treatment pada HDPE guna memberikan tekstur kasar sehingga ikatan mekanisnya menjadi lebih kuat. Metode Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium dengan variasi persentase substitusi HDPE dan slag nikel sebesar 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, dan 1%. Parameter utama yang diuji meliputi pengujian densitas, kapasitas penyerapan air, dan kuat tekan. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase HDPE berbanding terbalik dengan nilai densitas batako. Densitas menurun secara bertahap dari 2543,75 kg/m³ pada campuran kontrol (kategori Batako Berat) menjadi 2211,45 kg/m³ pada substitusi 1%, yang mereduksi bobot material hingga tergolong ke dalam kategori Batako Normal. Dari segi durabilitas, kapasitas penyerapan air untuk seluruh variasi sangat baik, yakni berada di kisaran 5,24% hingga 6,67%. Angka ini memenuhi syarat mutu I karena jauh di bawah batas maksimal SNI sebesar 25%. Pada pengujian mekanik, proporsi ideal dicapai pada variasi campuran dengan 0,8% HDPE yang menghasilkan kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 10,987 MPa serta daktilitas yang lebih baik. Namun, ketika substitusi HDPE dinaikkan mencapai 1%, kuat tekan mengalami penurunan karena akumulasi plastik menciptakan titik lemah akibat kekuatan intrinsiknya yang lebih rendah dari agregat mineral. Kesimpulan Dapat disimpulkan bahwa kombinasi pemanfaatan slag nikel dan HDPE dengan metode cement treatment terbukti efektif untuk menghasilkan batako yang lebih ringan, sangat kedap air, dan memiliki performa kuat tekan yang memenuhi standar kelayakan struktural dinding bangunan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Batako Ramah Lingkungan, Slag Nikel, HDPE, Cement Treatment, Kuat Tekan. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:16 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58648 |
