Analisis Komparasi Pendapatan Usahatani Kakao Petani Mitra PT Mars Symbioscience Indonesia dan Petani Nonmitra di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur


AINI, DIAN NUR (2026) Analisis Komparasi Pendapatan Usahatani Kakao Petani Mitra PT Mars Symbioscience Indonesia dan Petani Nonmitra di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G021221128-GThXuI2PdnypSta8-20260714121434.pdf] Text
G021221128-GThXuI2PdnypSta8-20260714121434.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK DIAN NUR AINI. Analisis Komparasi Pendapatan Usahatani Kakao Petani Mitra PT Mars Symbioscience Indonesia dan Petani Nonmitra di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur (dibimbing oleh Rasyidah Bakri) Latar Belakang. Penurunan produksi kakao serta adanya perbedaan persepsi mengenai manfaat kemitraan antara petani mitra dan nonmitra menjadi permasalahan yang mendorong dilakukannya penelitian ini. Secara teoritis, kemitraan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani melalui penerapan teknologi dan pendampingan budidaya, namun kondisi di lapangan menunjukkan hasil yang belum tentu sesuai dengan harapan tersebut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan usahatani kakao antara petani mitra PT Mars Symbioscience Indonesia dan nonmitra serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani kakao di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Metode. Penelitian ini menggunakan metode sensus terhadap 85 petani mitra dan nonmitra. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan, uji beda rata-rata (Independent Sample t-Test), dan analisis regresi linear berganda. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan usahatani kakao yang signifikan antara petani mitra dan petani nonmitra. Hasil uji beda menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan pendapatan yang nyata antara kedua kelompok petani. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa status kemitraan, biaya pupuk, biaya pestisida, dan umur tanaman berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani kakao. Status kemitraan, biaya pestisida, dan umur tanaman berpengaruh positif, sedangkan biaya pupuk berpengaruh negatif terhadap pendapatan. Sementara itu, tenaga kerja dan pengalaman bertani tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani kakao. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan berperan dalam meningkatkan pendapatan petani kakao melalui dukungan pembinaan dan pendampingan teknis. Namun demikian, peningkatan pendapatan petani juga dipengaruhi oleh efisiensi penggunaan input produksi dan kondisi teknis usahatani.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 30 Sep 2026 02:51
Last Modified: 30 Sep 2026 02:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58632

Actions (login required)

View Item
View Item