GAIZHANI, WADA'A (2026) Analisis Sosiolinguistik tentang Alih Kode dalam Komunikasi Formal di antara Anggota Australia–Indonesia Youth Association (AIYA) Sulawesi Selatan. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
F041221087-knpVm2SZI6u7QdJg-20260416115115.jpg
Download (339kB)
F041221087-1-2.pdf
Download (302kB)
F041221087-dp.pdf
Download (151kB)
F041221087-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Bahasa merupakan bagian penting dalam interaksi sehari-hari, terutama dalam komunitas bilingual yang menggunakan lebih dari satu bahasa. Di AIYA Sulawesi Selatan, para anggota menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam rapat formal sehingga alih kode sering terjadi. Namun, praktik ini terkadang dianggap hanya sebagai kebiasaan semata atau sebagai tanda kurangnya kepercayaan diri dalam menggunakan salah satu bahasa. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis alih kode yang digunakan oleh anggota AIYA Sulawesi Selatan serta menjelaskan alasan mereka beralih antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari rapat-rapat formal dan dianalisis menggunakan teori Shana Poplack dan Abdul Hakim Yassi untuk mengklasifikasikan jenis-jenis alih kode serta mengidentifikasi motivasi di balik penggunaan alih kode tersebut. Hasil. Penelitian ini mengidentifikasi tiga jenis alih kode, yaitu intra-sentential, inter-sentential, dan tag switching, yang terjadi pada tingkat klausa, frasa, dan leksikal. Alih kode intra-sentential merupakan jenis yang paling sering digunakan, terutama dalam satu klausa yang sama. Terdapat dua belas alasan yang melatarbelakangi penggunaan alih kode, dan alasan yang paling dominan adalah kesulitan menemukan kata yang tepat atau sesuai dalam bahasa Indonesia. Kesimpulan. Berdasarkan temuan tersebut, penggunaan alih kode di AIYA South Sulawesi bersifat strategis dan bermakna. Frekuensi penggunaan intra-sentential switching, khususnya pada tingkat intra-klausal, menunjukkan bahwa para anggota memiliki kompetensi bilingual yang kuat dan percaya diri dalam menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam situasi formal. Alasan di balik penggunaan alih kode tersebut menunjukkan bahwa hal ini merupakan strategi komunikasi yang efektif.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Inggris |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 03:33 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 03:33 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58622 |
