FAKTOR RESIKO INFEKSI SITOMEGALOVIRUS DAN HUBUNGAN KADAR INTERLEUKIN-6 DENGAN TINGKAT KEPARAHAN INFEKSI SITOMEGALOVIRUS = RISK FAKTOR OF CYTOMEGALOVIRUS INFECTION AND THE RELATIONSHIP BETWEEN INTERLEUKIN-6 LEVELS AND THE SEVERITY OF CYTOMEGALOVIRUS INFECTION


RAHMADANI, NUR INDAH (2026) FAKTOR RESIKO INFEKSI SITOMEGALOVIRUS DAN HUBUNGAN KADAR INTERLEUKIN-6 DENGAN TINGKAT KEPARAHAN INFEKSI SITOMEGALOVIRUS = RISK FAKTOR OF CYTOMEGALOVIRUS INFECTION AND THE RELATIONSHIP BETWEEN INTERLEUKIN-6 LEVELS AND THE SEVERITY OF CYTOMEGALOVIRUS INFECTION. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C105212016-1-2.pdf] Text
C105212016-1-2.pdf

Download (570kB)
[thumbnail of C105212016-dp.pdf] Text
C105212016-dp.pdf

Download (704kB)
[thumbnail of C105212016-fullll.pdf] Text
C105212016-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of C105212016-ApJkrvcV2CwYhnPi-20260615092400.jpg] Image
C105212016-ApJkrvcV2CwYhnPi-20260615092400.jpg

Download (343kB)

Abstract (Abstrak)

Infeksi Sitomegalovirus (CMV) pada anak dapat menimbulkan manifestasi klinis yang bervariasi. Interleukin-6 (IL-6) merupakan sitokin proinflamasi yang berperan dalam respons imun terhadap infeksi virus dan berpotensi menjadi biomarker keparahan infeksi CMV. Tujuan: Mengetahui faktor prediktor yang dapat membedakan tingkat keparahan infeksi CMV serta menilai hubungan kadar IL-6 dengan keparahan klinis. Metode: Penelitian observasional dengan desain potong lintang dilakukan pada anak terdiagnosis CMV. Faktor prediktor didasarkan pada analisis multivariat terhadap 77 data anak dengan CMV, sementara analisis hubungan IL-6 dilakukan pada 37 sampel. Hasil: Tiga variabel merupakan faktor prognostik independen terhadap infeksi CMV berat, yaitu peningkatan SGPT 2 kali normal atau lebih (OR 7,505; p <0,001), foto thorax pneumonia (OR 6,404; p = 0,009), dan trombositopenia (OR 3,430; p = 0,034). Kadar IL-6 pada kelompok klinis berat lebih tinggi daripada kelompok tidak berat, namun tidak signifikan (p = 0,634). Analisis ROC menunjukkan kemampuan diskriminatif IL-6 yang lemah (AUC = 0,547), dengan sensitivitas rendah (35,7%) dan spesifisitas tinggi (82,6%) pada titik potong 11,35 pg/mL. Kesimpulan: Peningkatan SGPT 2 kali normal atau lebih, foto thorax pneumonia, dan trombositopenia merupakan faktor prediktor untuk infeksi sitomegalovirus berat. Kadar IL-6 tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan keparahan infeksi CMV dan tidak dapat digunakan sebagai biomarker tunggal untuk menentukan derajat keparahan.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Sitomegalovirus, IL-6, anak, keparahan infeksi.
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kesehatan Anak
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 30 Sep 2026 08:35
Last Modified: 30 Sep 2026 08:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58602

Actions (login required)

View Item
View Item