HUBUNGAN NILAI HBA1C DENGAN KADAR ENDOCAN SERUM PADA SUBJEK RETINOPATI DIABETIK DAN NON-RETINOPATI DIABETIK = CORRELATION of GLYCATED HEMOGLOBIN (HBA1C) VALUES WITH SERUM ENDOCAN CONCENTRATIONS AMONG SUBJECT WITH DIABETIC RETINOPATHY AND WITHOUT DIABETIC RETINOPATHY


SAPUTRI, DIAN MARLIA (2026) HUBUNGAN NILAI HBA1C DENGAN KADAR ENDOCAN SERUM PADA SUBJEK RETINOPATI DIABETIK DAN NON-RETINOPATI DIABETIK = CORRELATION of GLYCATED HEMOGLOBIN (HBA1C) VALUES WITH SERUM ENDOCAN CONCENTRATIONS AMONG SUBJECT WITH DIABETIC RETINOPATHY AND WITHOUT DIABETIC RETINOPATHY. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C085222002-fullll.pdf] Text
C085222002-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)
[thumbnail of C085222002-1-2.pdf] Text
C085222002-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of C085222002-4adrS1cZbyRhuqxv-20260704141925.png] Image
C085222002-4adrS1cZbyRhuqxv-20260704141925.png

Download (756kB)
[thumbnail of C085222002-dp.pdf] Text
C085222002-dp.pdf

Download (64kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Retinopati diabetik (RD) merupakan salah satu komplikasi mikrovaskular diabetes melitus yang paling sering terjadi dan masih menjadi penyebab utama gangguan penglihatan di seluruh dunia. Hiperglikemia kronis berperan dalam terjadinya disfungsi endotel, inflamasi, dan kerusakan vaskular retina. Endocan, yang juga dikenal sebagai endothelial cell-specific molecule-1 (ESM-1), telah muncul sebagai biomarker potensial untuk aktivasi endotel dan cedera vaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar glycated hemoglobin (HbA1c) dan konsentrasi endocan serum pada subjek dengan dan tanpa retinopati diabetik. Tujuan: mengetahui hubungan nilai HbA1c dengan kadar endocan serum pada subjek retinopati diabetik dan non-retinopati diabetik. Metode: Penelitian analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilakukan di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia, pada periode Maret hingga Mei 2026. Sebanyak 66 subjek dengan diabetes melitus tipe 2 diikutsertakan dalam penelitian ini, terdiri atas 33 subjek dengan retinopati diabetik dan 33 subjek tanpa retinopati diabetik. Kadar HbA1c diukur menggunakan Afinion™ 2 HbA1c Analyzer, sedangkan konsentrasi endocan serum ditentukan menggunakan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Perbedaan antar kelompok dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U, sedangkan korelasi antara kadar HbA1c dan konsentrasi endocan serum dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Median kadar HbA1c pada kelompok retinopati diabetik adalah 8,2% (QR 7,2 – 9,0%), sedangkan pada kelompok tanpa retinopati diabetik adalah 8,0% (QR 7,0 – 9,8%). Median konsentrasi endocan serum masing-masing adalah 0,58ng/mL (QR 0.56 – 0.75ng/mL) pada retinopati diabetik dan 0,56ng/mL (QR 0.43 – 0.57ng/mL) pada non-retinopati diabetik. Tidak ditemukan perbedaan yang bermakna pada kadar HbA1c antara kedua kelompok (p = 0,990). Sebaliknya, konsentrasi endocan serum secara signifikan lebih tinggi pada subjek dengan retinopati diabetik dibandingkan dengan subjek tanpa retinopati diabetik (p < 0,001). Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang bermakna antara kadar HbA1c dan konsentrasi endocan serum pada subjek dengan retinopati diabetik (r = 0,643; p < 0,001), sedangkan pada subjek tanpa retinopati diabetik tidak ditemukan korelasi yang bermakna (r = 0,022; p = 0,905). Kesimpulan: Konsentrasi endocan serum meningkat secara signifikan pada subjek dengan retinopati diabetik dan menunjukkan korelasi positif dengan kadar HbA1c pada kelompok tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa endocan serum dapat mencerminkan disfungsi endotel yang berhubungan dengan cedera mikrovaskular retina dan berpotensi menjadi biomarker pelengkap bersama HbA1c dalam penilaian retinopati diabetik. Penelitian longitudinal multisenter dengan jumlah sampel yang lebih besar masih diperlukan untuk memvalidasi kegunaan klinis dan nilai prognostik biomarker ini.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Retinopati diabetik, diabetes melitus, HbA1c, endocan, disfungsi endotel, biomarker.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 30 Sep 2026 07:41
Last Modified: 30 Sep 2026 07:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58578

Actions (login required)

View Item
View Item