PATA'DUNGAN, LIANAN (2026) Analisis Harga Keekonomian Cabai Katokkon pada Pedagang di Pasar Tradisional Makale Kabupaten Tana Toraja. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021221046-30quQWNKaCDMl89b-20260709122729.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Lianan Pata’dungan, Analisis Harga Keekonomian Cabai Katokkon Pada Pedagang di Pasar Tradisional Makale Kabupaten Tana Toraja (dibimbing oleh Pipi Diansari). Latar Belakang. Cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.) merupakan komoditas hortikultura unggulan di Kabupaten Tana Toraja yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi pedagang. Namun, fluktuasi harga akibat perubahan produksi dan pasokan serta belum optimalnya pencatatan biaya usaha menyebabkan penentuan harga jual sering kali tidak didasarkan pada perhitungan biaya yang akurat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, penerimaan, dan pendapatan pedagang, menentukan tingkat harga keekonomian cabai katokkon, serta menganalisis pengaruh perubahan biaya variabel terhadap pendapatan usaha pedagang di Pasar Tradisional Makale Kabupaten Tana Toraja. Metode. Penelitian menggunakan metode analisis biaya, penerimaan, dan pendapatan, analisis Break Even Point (BEP), serta analisis sensitivitas. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya usaha pedagang sebesar Rp739.751 per minggu yang terdiri atas biaya tetap Rp15.094 dan biaya variabel Rp724.657. Dengan penerimaan sebesar Rp900.000 per minggu, pedagang memperoleh pendapatan sebesar Rp160.249 per minggu. Tingkat harga keekonomian cabai katokkon sebesar Rp24.658 per kilogram dengan volume penjualan minimum 24,66 kg per minggu. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan biaya variabel sebesar 20% masih menghasilkan pendapatan sebesar Rp15.381 per minggu, sedangkan kenaikan sebesar 25% menyebabkan kerugian sebesar Rp20.916 per minggu. Kesimpulan. Struktur biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha perdagangan cabai katokkon menjadi dasar dalam penentuan harga keekonomian. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa usaha cukup rentan terhadap kenaikan biaya variabel. Oleh karena itu, keberlanjutan usaha pedagang sangat bergantung pada kemampuan dalam mengendalikan biaya variabel agar keuntungan terjaga dan harga keekonomian dapat dipertahankan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 02:34 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 02:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58567 |
