SEJARAH SEPAK BOLA DI MANDAR: DINAMIKA SEPAK BOLA DI KABUPATEN POLEWALI MAMASA 1965 - 2004


MUHAMMAD ADIL, MUHAMMAD ADIL (2026) SEJARAH SEPAK BOLA DI MANDAR: DINAMIKA SEPAK BOLA DI KABUPATEN POLEWALI MAMASA 1965 - 2004. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of F052221005-OTPACvxaemLwh4Hl-20260420130708.jpg] Image
F052221005-OTPACvxaemLwh4Hl-20260420130708.jpg

Download (620kB)
[thumbnail of F052221005-1-2.pdf] Text
F052221005-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of F052221005-dp.pdf] Text
F052221005-dp.pdf

Download (142kB)
[thumbnail of F052221005-fulll.pdf] Text
F052221005-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

MUHAMMAD ADIL. Sejarah Sepak Bola Di Mandar: Dinamika Sepak Bola Di Kabupaten Polewali Mamasa 1965 – 2004. (dibimbing oleh Amrullah Amir, S.S., M.A., Ph.D dan Dr. Suradi Mappangara,.M.Hum). Penelitian ini bertujuan proses terbentuknya pengurus sepak bola di Kabupaten Polewali Mamasa/Mandar, dinamika sepak bola Kabupaten Polewali Mamasa hingga berganti nama Kabupaten Polewali Mandar, dan pengaruh sepak bola di Polewali Mamasa/Mandar tahun 1965-2006 sebagai olah raga popular.Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Metode historis (sejarah) menguji dan menganalisis secara kritis rekaman dan peninggalan masa lampau.Penulis mengumpulkan data dan informasi yang terdiri dari buku-buku, surat kabar . Hasil yang ditemukan bahwa Sepak bola di Polewali Mamasa sebelum reformasi berkembang pesat, bermula dari olahraga tradisional seperti paqgol andiang sipesapatuan hingga menjadi olahraga modern yang populer dan strategis dalam mempererat solidaritas antar kampung serta simbol perjuangan nasionalisme. Dukungan pemangku adat, saudagar, mahasiswa, siswa, dan pemerintah daerah, termasuk pembangunan infrastruktur oleh Bupati Andi Hasan Manggabarani dan stadion oleh Kolonel (Purn) S. Mengga, turut mendorong pertumbuhan sepak bola, diperkuat dengan turnamen lokal seperti Lapi-lapi, Seng, dan Karoroq. PS Polmas, berdiri tahun 1967, menjadi wadah pembinaan pemain berbakat, simbol identitas daerah, dan kebanggaan masyarakat, berkat kepemimpinan tokoh seperti H. Ibrahim Puang Limboro dan S. Mengga. Klub ini melahirkan pemain-pemain hebat seperti Saharuna, Achmad Dajuhari, Azis Mustamin, Arif Kamaruddin, Adam Roy, Jufri Samad, dan Aslan, yang menembus PSM dan Timnas, menjadikan PS Polmas sebagai penggerak utama sepak bola Polewali Mamasa dan simbol persatuan daerah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 30 Sep 2026 07:03
Last Modified: 30 Sep 2026 07:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58566

Actions (login required)

View Item
View Item