PENGARUH GROUNDING THERAPY TERHADAP SKOR KECEMASAN DAN KADAR GAMMA-AMINOBUTYRIC ACID (GABA) PADA PASIEN ACUTE CORONARY SYNDROME = THE EFFECT OF GROUNDING THERAPY ON ANXIETY SCORES AND GAMMA-AMINOBUTYRIC ACID (GABA) LEVELS IN ACUTE CORONARY SYNDROME PATIENTS


Larope, Aloysius Willyanus (2026) PENGARUH GROUNDING THERAPY TERHADAP SKOR KECEMASAN DAN KADAR GAMMA-AMINOBUTYRIC ACID (GABA) PADA PASIEN ACUTE CORONARY SYNDROME = THE EFFECT OF GROUNDING THERAPY ON ANXIETY SCORES AND GAMMA-AMINOBUTYRIC ACID (GABA) LEVELS IN ACUTE CORONARY SYNDROME PATIENTS. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C065221005-1-2.pdf] Text
C065221005-1-2.pdf

Download (480kB)
[thumbnail of C065221005-dp.pdf] Text
C065221005-dp.pdf

Download (998kB)
[thumbnail of C065221005-fulll.pdf] Text
C065221005-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of C065221005-pM1xUfKY0HZSLERs-20260629102817.jpg] Image
C065221005-pM1xUfKY0HZSLERs-20260629102817.jpg

Download (329kB)

Abstract (Abstrak)

Pendahuluan: Kecemasan merupakan masalah psikologis yang sering dialami pasien acute coronary syndrome (ACS) dan berhubungan dengan peningkatan risiko mortalitas, kejadian kardiovaskular mayor, serta penurunan kepatuhan terapi. Grounding therapy merupakan terapi nonfarmakologis yang dilaporkan mampu menurunkan kecemasan dan memodulasi aktivitas neurobiologis, namun efeknya pada pasien ACS belum banyak diteliti. Gamma-aminobutyric acid (GABA) dikenal sebagai biomarker kecemasan yang berperan penting dalam regulasi sistem saraf pusat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh grounding therapy terhadap skor kecemasan dan kadar GABA pada pasien ACS. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan desain pretest–posttest control group. Sebanyak 44 pasien ACS rawat jalan di Pusat Jantung Terpadu RSUP Dr. Wahidin Soedirohusodo Makassar direkrut secara consecutive sampling dan dibagi secara acak menjadi kelompok perlakuan (n=22) dan kontrol (n=22). Kelompok perlakuan mendapatkan grounding therapy teknik 5-4-3-2-1, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi. Skor kecemasan diukur menggunakan HARS dan kadar GABA diukur dari sampel darah menggunakan metode ELISA sebelum intervensi dan setelah 8 minggu. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon, Mann–Whitney, dan Spearman dengan p<0,05. Hasil: Tidak terdapat perbedaan bermakna karakteristik dasar, skor HARS, dan kadar GABA antara kedua kelompok pada awal penelitian. Setelah 8 minggu, penurunan skor kecemasan lebih besar pada kelompok perlakuan dibandingkan kontrol (Δ −4,37 vs −1,91; p<0,001). Kadar GABA meningkat signifikan pada kelompok perlakuan (p<0,001), tetapi tidak pada kelompok kontrol (p=0,322). Pada minggu ke-8, skor HARS lebih rendah (p=0,003) dan kadar GABA lebih tinggi (p=0,039) pada kelompok perlakuan. Terdapat korelasi negatif bermakna antara skor HARS dan kadar GABA pada kelompok perlakuan (rₛ = −0,598; p=0,003). Kesimpulan: Grounding therapy efektif menurunkan kecemasan dan meningkatkan kadar GABA pada pasien ACS, sehingga berpotensi menjadi terapi nonfarmakologis pendamping yang aman dan bermanfaat dalam penatalaksanaan kecemasan pasien ACS.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: acute coronary syndrome; grounding therapy; kecemasan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kedokteran Jiwa - Psikiatri
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 30 Sep 2026 06:54
Last Modified: 30 Sep 2026 06:54
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58561

Actions (login required)

View Item
View Item