PENGARUH PEMBERIAN TERAPI ADJUVAN ASAM FOLAT DAN METILKOBALAMIN TERHADAP KADAR HOMOCYSTEINE DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DEPRESI YANG MENDAPAT TERAPI FLUOXETIN = THE EFFECT OF ADJUVANT FOLIC ACID AND METHYLCOBALAMIN THERAPY ON HOMOCYSTEIN LEVELS AND QUALITY OF LIFE IN DEPRESSED PATIENTS RECEIVING FLUOXETINE THERAPY


Handayani, Selvy (2026) PENGARUH PEMBERIAN TERAPI ADJUVAN ASAM FOLAT DAN METILKOBALAMIN TERHADAP KADAR HOMOCYSTEINE DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DEPRESI YANG MENDAPAT TERAPI FLUOXETIN = THE EFFECT OF ADJUVANT FOLIC ACID AND METHYLCOBALAMIN THERAPY ON HOMOCYSTEIN LEVELS AND QUALITY OF LIFE IN DEPRESSED PATIENTS RECEIVING FLUOXETINE THERAPY. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C065221002-1-2.pdf] Text
C065221002-1-2.pdf

Download (565kB)
[thumbnail of C065221002-dp.pdf] Text
C065221002-dp.pdf

Download (344kB)
[thumbnail of C065221002-Fullll.pdf] Text
C065221002-Fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of C065221002-Ji4u0TOmlINdaRp9-20260629152811.jpg] Image
C065221002-Ji4u0TOmlINdaRp9-20260629152811.jpg

Download (303kB)

Abstract (Abstrak)

Depresi adalah gangguan mental yang secara signifikan memengaruhi fungsi psikososial dan kualitas hidup. Peningkatan kadar homosistein dilaporkan berperan dalam patofisiologi depresi melalui gangguan metilasi dan neurotoksisitas. Suplementasi asam folat dan metilkobalamin sebagai terapi tambahan berpotensi mengurangi kadar homosistein dan meningkatkan kualitas hidup. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efek terapi tambahan asam folat dan metilkobalamin terhadap kadar homosistein dan kualitas hidup pada subjek dengan depresi yang menerima fluoxetine dan untuk melihat hubungan antara kadar homosistein pasca intervensi dan domain kualitas hidup. Metode: Studi ini merupakan eksperimen dengan desain pretest–posttest yang melibatkan 44 subjek depresi yang secara acak dibagi menjadi kelompok kontrol (monoterapi fluoxetine) dan kelompok perlakuan (fluoxetine dengan 1 mg asam folat dan 500 μg metilkobalamin). Kadar homosistein serum diperiksa menggunakan metode ELISA, dan kualitas hidup dinilai menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF pada awal dan setelah 6 minggu intervensi. Hasil: subjek yang menerima asam folat dan metilkobalamin tambahan menunjukkan penurunan kadar homosistein yang secara signifikan lebih besar dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Peningkatan kualitas hidup yang signifikan diamati pada domain fisik dan psikologis pada kelompok intervensi (p < 0,05), sedangkan perubahan pada domain sosial dan lingkungan tidak signifikan. Kadar homosistein pasca-intervensi berkorelasi negatif dengan skor kualitas hidup domain fisik (r = −0,457; p = 0,002) dan psikologis (r = −0,361; p = 0,016). Kesimpulan: Terapi tambahan dengan asam folat dan metilkobalamin pada subjek dengan depresi yang menerima fluoxetine secara efektif mengurangi kadar homosistein dan meningkatkan aspek fisik dan psikologis kualitas hidup. Temuan ini mendukung peran normalisasi homosistein sebagai mekanisme biologis yang relevan dan menunjukkan bahwa suplementasi vitamin B mungkin merupakan strategi komponen yang bermanfaat untuk meningkatkan efektivitas pengobatan depresi.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Depresi; Homosistein; Asam folat; Metilkobalamin; Kualitas hidup
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kedokteran Jiwa - Psikiatri
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 30 Sep 2026 06:50
Last Modified: 30 Sep 2026 06:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58558

Actions (login required)

View Item
View Item