HUBUNGAN EKSPRESI mTOR DENGAN RESPON TERAPI HORMONAL PASIEN KANKER PAYUDARA SUBTIPE LUMINAL = ASSOCIATION BETWEEN MTOR EXPRESSION AND HORMONAL THERAPY RESPONS IN LUMINAL BREAST CANCER


DINGE, HERLINA LELE (2026) HUBUNGAN EKSPRESI mTOR DENGAN RESPON TERAPI HORMONAL PASIEN KANKER PAYUDARA SUBTIPE LUMINAL = ASSOCIATION BETWEEN MTOR EXPRESSION AND HORMONAL THERAPY RESPONS IN LUMINAL BREAST CANCER. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of sampul] Image (sampul)
C028232003- cover.jpeg

Download (94kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C028232003- bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C028232003- dapus.pdf

Download (56kB)
[thumbnail of fill teks] Text (fill teks)
C028232003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 April 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

HERLINA LELE DINGE, Hubungan Ekspresi mTOR dengan Respons Terapi Hormonal pada Kanker Payudara Subtipe Luminal: Suatu Studi Potong Lintang (dibimbing oleh Prihantono, Jhon SLA. Pieter, Berti Nelwan) Resistensi terhadap terapi endokrin merupakan salah satu kendala utama dalam penatalaksanaan kanker payudara subtipe luminal. Aktivasi jalur pensinyalan mammalian target of rapamycin (mTOR) diketahui berperan dalam mekanisme resistensi terapi hormonal, namun nilai prediktif ekspresi mTOR pada jaringan tumor masih belum konsisten dilaporkan, khususnya pada populasi Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ekspresi mTOR dengan resistensi terapi hormonal pada pasien kanker payudara subtipe luminal. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan potong lintang yang mengevaluasi ekspresi protein mTOR menggunakan teknik imunohistokimia pada jaringan tumor pasien kanker payudara luminal. Hubungan antara ekspresi mTOR dan respons terhadap terapi hormonal dianalisis melalui pendekatan bivariat dan multivariat. Ekspresi mTOR yang tinggi menunjukkan hubungan bermakna dengan resistensi terhadap terapi hormonal, dengan nilai p = 0,001, OR 21,7, dengan CI 4,72-99,72. Pasien dengan ekspresi mTOR tinggi memiliki kemungkinan resistensi yang secara signifikan lebih besar dibandingkan kelompok dengan ekspresi rendah. Selain itu, stadium klinis lanjut, jenis subtipe luminal dan ekspresi Ki-67 juga berhubungan signifikan dengan resistensi terapi endokrin, dengan nilai p=0,001, OR 95% untuk stadium lanjut, p= 0,002, OR 95% untuk subtipe luminal B dan ekspresi Ki-67 yang tinggi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan ekspresi mTOR berkorelasi dengan resistensi terapi hormonal pada kanker payudara luminal. Hasil ini memperkuat hipotesis bahwa aktivasi jalur mTOR merupakan mekanisme biologis penting dalam kegagalan terapi endokrin serta berpotensi dimanfaatkan sebagai biomarker prediktif dan target terapi pada kanker payudara reseptor hormon positif dengan resistensi terapi hormonal.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: mTOR; Kanker Payudara Subtipe Luminal; Resistensi Terapi Hormonal; Imunohistokimia; Terapi Endokrin
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Bedah
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 28 Sep 2026 05:16
Last Modified: 28 Sep 2026 05:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58519

Actions (login required)

View Item
View Item