Pengaruh Biochar Janggel Jagung dan Inokulasi Mikoriza Arbuskula terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji


NURFADILLAH, NURFADILLA (2026) Pengaruh Biochar Janggel Jagung dan Inokulasi Mikoriza Arbuskula terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G011221071-kAsET1DrHJhS4fCx-20260707000942.pdf] Text
G011221071-kAsET1DrHJhS4fCx-20260707000942.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Biochar janggel jagung merupakan bahan pembenah tanah yang berasal dari limbah pertanian yang diproses melalui pirolisis dan berpotensi meningkatkan kesuburan tanah. Mikoriza arbuskula termasuk cendawan yang bersimbiosis dengan akar tanaman dan dapat meningkatkan penyerapan unsur hara sehingga mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman. Tujuan. mengetahui dan mempelajari pengaruh biochar janggel jagung dan inokulasi mikoriza arbuskula terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) asal biji. Metode. Penelitian berbentuk percobaan Faktorial 2 Faktor dan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Faktor pertama adalah dosis biochar janggel jagung dengan tiga taraf, yaitu 0 t ha¹, 10 t ha¹, dan 20 t ha¹. Faktor kedua adalah dosis mikoriza arbuskula dengan empat taraf, yaitu 0 g/tanaman, 5 g/tanaman, 10 g/tanaman, dan 15 g/tanaman. Hasil. Interaksi biochar 20 t ha¹ dan mikoriza 10 g/tanaman menghasilkan jumlah daun umur 14 HST terbanyak (3,89 helai). Biochar 20 t ha¹ memberikan hasil tertinggi pada bobot brangkasan segar (60,13 g), bobot brangkasan kering (34,38 g), bobot umbi kering (31,74 g), produksi umbi per petak (0,94 kg m²), produksi umbi per hektar (10,47 t ha¹), dan persentase susut umbi terendah (14%). Mikoriza 15 g/tanaman memberikan hasil tertinggi pada bobot brangkasan segar (60,79 g), bobot brangkasan kering (36,22 g), bobot umbi kering (33,76 g), diameter umbi (40,54 mm), produksi umbi per petak (1 kg m³), produksi umbi per hektar (11,10 t ha¹), infeksi mikoriza (35%), dan persentase susut umbi terendah (12%). Kesimpulan. Penggunaan biochar janggel jagung 20 t ha¹ dan mikoriza arbuskula 15 g/tanaman mampu mendukung pertumbuhan vegetatif dan produksi tanaman bawang merah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 28 Sep 2026 02:22
Last Modified: 28 Sep 2026 02:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58489

Actions (login required)

View Item
View Item