AGRIANTI, BULKIS (2026) HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN LATIHAN DENGAN KEMANDIRIAN FUNGSIONAL PASIEN STROKE DI RSKD DADI MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R021221060-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
BULKIS AGRIANTI. Hubungan antara Kepatuhan Latihan dengan Kemandirian Fungsional Pasien Stroke di RSKD Dadi Makassar (Dibimbing oleh Yusfina, S.Ft., Physio, M.Kes) Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan yang dapat menurunkan kemandirian fungsional pasien dalam aktivitas sehari-hari. Keberhasilan rehabilitasi pascastroke tidak hanya dipengaruhi oleh intervensi fisioterapi, tetapi juga oleh tingkat kepatuhan pasien dalam menjalankan program latihan rehabilitasi secara konsisten. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan latihan dengan kemandirian fungsional pada pasien stroke di RSKD Dadi Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 83 responden pasien stroke non-hemoragik yang memenuhi kriteria inklusi. Tingkat kepatuhan latihan diukur menggunakan Exercise Adherence Rating Scale (EARS), sedangkan tingkat kemandirian fungsional diukur menggunakan Functional Independence Measure (FIM). Analisis data menggunakan uji korelasi non-parametrik Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (60,2%) berada pada kategori patuh dalam melaksanakan latihan. Pada pengukuran kemandirian fungsional, hampir separuh responden (48,2%) telah mencapai kategori mandiri, diikuti oleh pasien yang membutuhkan bantuan moderat (22,9%), bantuan maksimal (18,1%), dan bantuan minimal (10,8%). Hasil uji bivariat membuktikan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara kepatuhan latihan dengan kemandirian fungsional (p-value = 0,000), dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,388. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan latihan fisik dengan tingkat kemandirian fungsional pada pasien stroke di RSKD Dadi Makassar. Hubungan ini memiliki kekuatan korelasi pada kategori lemah dengan arah positif, yang bermakna bahwa semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalankan latihan, maka akan semakin baik pula tingkat kemandirian fungsional yang dicapainya. Kata Kunci: stroke; kepatuhan latihan; kemandirian fungsional; rehabilitasi; EARS; FIM.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 05:56 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 05:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58464 |
