Hubungan Lemak Visceral, Massa Otot dan Persentase Lemak Tubuh terhadap Obesitas Sentral pada Lanjut Usia di Puskesmas Sudiang Kota Makassar


NUR, NABILAH ZAHRANI (2026) Hubungan Lemak Visceral, Massa Otot dan Persentase Lemak Tubuh terhadap Obesitas Sentral pada Lanjut Usia di Puskesmas Sudiang Kota Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of R021221048-fulll.pdf] Text
R021221048-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Proses penuaan menyebabkan perubahan komposisi tubuh yang ditandai dengan peningkatan lemak viseral dan persentase lemak tubuh serta penurunan massa otot. Perubahan tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas sentral yang merupakan faktor risiko berbagai penyakit metabolik dan kardiovaskular pada lanjut usia. Tujuan: Mengetahui hubungan lemak viseral, massa otot, dan persentase lemak tubuh terhadap obesitas sentral pada lanjut usia di Puskesmas Sudiang Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 88 lanjut usia yang memenuhi kriteria inklusi. Pengukuran lemak viseral, massa otot, dan persentase lemak tubuh dilakukan menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), sedangkan obesitas sentral diukur berdasarkan lingkar pinggang. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia elderly (60–74 tahun), perempuan, dan sebagian besar berstatus sebagai ibu rumah tangga. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara lemak viseral dan obesitas sentral (p=0,005). Persentase lemak tubuh juga menunjukkan hubungan yang sangat signifikan dengan obesitas sentral (p=0,000) dengan kekuatan hubungan yang kuat. Sementara itu, massa otot tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan obesitas sentral berdasarkan uji Fisher’s Exact Test (p=0,078). Kesimpulan: Lemak viseral dan persentase lemak tubuh berhubungan signifikan dengan obesitas sentral pada lanjut usia, sedangkan massa otot tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Pemantauan komposisi tubuh pada lansia perlu dilakukan secara berkala untuk mencegah peningkatan risiko obesitas sentral dan penyakit degeneratif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Fisioterapi
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 29 Sep 2026 07:03
Last Modified: 29 Sep 2026 07:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58440

Actions (login required)

View Item
View Item