PONGKAPADANG, KALVIN N. (2026) Tindakan Karantina terhadap ekspor produk olahan susu dari Surabaya ke Singapura di Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Jawa Timur = Quarantine Actions on the Export of Processed Dairy Products from Surabaya to Singapore at the East Java Animal, Fish, and Plant Quarantine Authority. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C024242007-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
English Background: Processed dairy products are derivatives of fresh milk that possess higher economic value and the potential for international marketing. In export activities, the carrier media must fulfill quarantine requirements to guarantee product safety and quality in accordance with applicable regulations. Objective: This report aims to describe the quarantine procedures for the export of processed dairy products to Singapore at the East Java Animal, Fish, and Plant Quarantine Authority. Methods: The activities were conducted through observation, interviews, and discussions with quarantine veterinarians and technical officers to obtain information regarding the workflow of quarantine actions, document requirements, and the underlying regulations. Results: The exported carrier media consisted of processed dairy products (Greenfields ESL Pasteurised) weighing 24,867.52 kg (2,191 cartons) from PT. Greenfields Indonesia to Greenfields Dairy Singapore PTE. LTD. The inspection results indicated that all export and quarantine document requirements were complete and compliant, leading to the issuance of the Animal Product Sanitation Certificate (KH-2). Conclusion: Quarantine actions on the export of processed dairy products have been executed in compliance with the provisions of Law Number 21 Year 2019, and the carrier media is declared to have fulfilled the requirements for export. Indonesia Latar Belakang: Produk olahan susu merupakan hasil pengolahan susu segar yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan berpotensi untuk dipasarkan secara internasional. Dalam kegiatan ekspor, media pembawa wajib memenuhi persyaratan karantina guna menjamin keamanan dan mutu produk sesuai ketentuan yang berlaku. Tujuan: Laporan ini bertujuan menggambarkan prosedur karantina pada kegiatan ekspor produk olahan susu ke Singapura di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan diskusi dengan dokter hewan karantina serta petugas teknis untuk memperoleh informasi mengenai alur tindakan karantina, persyaratan dokumen, dan regulasi yang mendasarinya. Hasil: Media pembawa yang diekspor berupa produk olahan susu (Greenfields ESL Pasteurised) sebanyak 24.867,52 kg (2.191 karton) dari PT. Greenfields Indonesia menuju Greenfields Dairy Singapore PTE. LTD. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh dokumen persyaratan ekspor dan karantina telah lengkap dan sesuai sehingga diterbitkan Sertifikat Sanitasi Produk Hewan (KH-2). Kesimpulan: Tindakan karantina pada ekspor produk olahan susu telah dilaksanakan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019, dan media pembawa dinyatakan memenuhi persyaratan untuk diekspor.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekspor, Karantina, Media Pembawa, Produk Olahan Susu |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 06:53 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 06:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58432 |
