PENANGANAN KASUS MAMMARY DUCTAL CARCINOMA IN SITU PADA ANJING RAS DACHSHUND (TAKEL) DI KLINIK HEWAN CINTA SATWA SURABAYA = Case Management of Mammary Ductal Carcinoma In Situ in a Dachshund Dog at Cinta Satwa Veterinary Clinic, Surabaya


AMELIA, CITRA (2026) PENANGANAN KASUS MAMMARY DUCTAL CARCINOMA IN SITU PADA ANJING RAS DACHSHUND (TAKEL) DI KLINIK HEWAN CINTA SATWA SURABAYA = Case Management of Mammary Ductal Carcinoma In Situ in a Dachshund Dog at Cinta Satwa Veterinary Clinic, Surabaya. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C024242004-full.pdf] Text
C024242004-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

CITRA AMELIA. Penanganan Kasus Mammary Ductal Carcinoma In Situ Pada Anjing Ras Dachshund (Takel) Di Klinik Hewan Cinta Satwa Surabaya. Dibimbing oleh drh. Dian Fatmawati, M.Biomed. Tumor mammae merupakan salah satu neoplasma yang sering terjadi pada anjing betina usia tua, terutama pada hewan yang belum disterilisasi. Penyakit ini ditandai dengan pertumbuhan jaringan abnormal pada kelenjar mammae yang dapat bersifat jinak maupun ganas. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan diagnosis dan penanganan kasus tumor mammae pada seekor anjing betina ras Dachshund ( Takel) bernama Twinkle berumur 10 tahun dengan bobot badan 7,3 kg yang diperiksa di Klinik Hewan Cinta Satwa Surabaya. Berdasarkan anamnesis, pasien memiliki riwayat operasi pengangkatan tumor dua tahun sebelumnya dan kembali ditemukan benjolan pada area kelenjar mammae. Pemeriksaan fisik menunjukkan kondisi umum dalam batas normal, namun pada palpasi ditemukan multipel massa pada glandula mammae kiri dengan konsistensi bervariasi dan tanpa ulserasi. Pemeriksaan hematologi menunjukkan penurunan nilai MCV, MPV, dan PDW, sedangkan kimia darah secara umum normal dengan peningkatan globulin. Pemeriksaan radiografi thoraks tidak menunjukkan adanya metastasis paru. Diagnosis definitif ditegakkan melalui pemeriksaan histopatologi yang menunjukkan Mammary Ductus In Situ Carcinoma. Penanganan dilakukan melalui tindakan pembedahan berupa mastektomi bilateral regional dengan pengangkatan jaringan mammae yang terlibat beserta massa tumor. Terapi pasca operasi meliputi pemberian cairan, antibiotik, antiinflamasi, analgesik, obat gastroprotektan, serta terapi suportif. Prognosis pada kasus ini dinilai dubius hingga fausta hati-hati, dengan mempertimbangkan ukuran massa yang kecil, belum adanya metastasis, serta telah dilakukan tindakan pembedahan. Pemantauan berkala tetap diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan kekambuhan atau metastasis lanjutan.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: tumor mammae, anjing, mastektomi, histopatologi, karsinoma mammae.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 29 Sep 2026 06:37
Last Modified: 29 Sep 2026 06:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58429

Actions (login required)

View Item
View Item