Eksplorasi Pengalaman Strategi Regulasi Emosi Narapidana dalam Menghadapi Tekanan Psikologis di Lapas Kelas IIA Sungguminasa = . Exploring the Experience of Emotion Regulation Strategies Among Inmates in Facing Psychological Pressure at Class IIA Correctional Institution Sungguminasa.


NURSABRINA, ARIFAH HIJRAH (2026) Eksplorasi Pengalaman Strategi Regulasi Emosi Narapidana dalam Menghadapi Tekanan Psikologis di Lapas Kelas IIA Sungguminasa = . Exploring the Experience of Emotion Regulation Strategies Among Inmates in Facing Psychological Pressure at Class IIA Correctional Institution Sungguminasa. Skripsi thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C021221092-fullll.pdf] Text
C021221092-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Narapidana perempuan merupakan kelompok yang rentan secara psikologis dan menghadapi tekanan emosional yang kompleks selama menjalani masa hukuman di lapas, seperti konflik interpersonal, perpisahan dengan keluarga, kehilangan peran keibuan, hingga trauma kehidupan yang tidak tertangani secara terapeutik. Ketidakmampuan dalam mengelola emosi tersebut dapat mendorong munculnya perilaku menyimpang dan memperburuk kondisi psikologis narapidana perempuan selama menjalani masa pidana. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan dinamika strategi regulasi emosi pada narapidana perempuan dalam menghadapi tekanan psikologis di lingkungan Lapas Kelas IIA Sungguminasa. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, menggunakan teknik analisis interpretative phenomenological analysis (IPA). Hasil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat 11 tema superordinat yang berhasil diidentifikasi, yakni regulasi emosi adaptif, koping berbasis spiritualitas, hambatan regulasi dari lingkungan, trauma sebagai pemicu disregulasi, kehilangan peran keibuan, penerimaan sebagai strategi bertahan, orientasi positif terhadap diri, gejolak emosi yang sulit dikendalikan, regulasi emosi melalui dukungan sosial, peran keibuan sebagai motivasi, dan regulasi emosi melalui pengalihan kognitif.Enam tema ditemukan pada seluruh subjek, tiga tema hanya muncul pada sebagian subjek, dan satu tema merupakan tema unik yang hanya ditemukan pada subjek tertentu. Kehilangan peran keibuan dan hambatan regulasi dari lingkungan menjadi tekanan yang paling konsisten dialami subjek, sementara koping berbasis spiritualitas, penerimaan, dan orientasi positif terhadap diri menjadi strategi yang paling dominan digunakan untuk mempertahankan stabilitas emosional. Kesimpulan. Regulasi emosi pada narapidana perempuan bersifat kontekstual, relasional, dan dinamis, dibentuk oleh interaksi antara hambatan yang berasal dari lingkungan lapas dan sumber daya psikologis serta pengalaman hidup masing-masing individu dalam mengembangkan strategi bertahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: : Regulasi Emosi; Narapidana Perempuan; Tekanan Psikologis
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 29 Sep 2026 05:47
Last Modified: 29 Sep 2026 05:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58408

Actions (login required)

View Item
View Item