Eksplorasi Identity Formation pada Remaja Perempuan yang Mengalami Perkawinan Anak di Kabupaten Wajo = An Exploration of Identity Formation among Adolescents Girls Experiencing Child Marriage in Wajo Regency


PUTRI, A. SYIFA KHALIZA (2026) Eksplorasi Identity Formation pada Remaja Perempuan yang Mengalami Perkawinan Anak di Kabupaten Wajo = An Exploration of Identity Formation among Adolescents Girls Experiencing Child Marriage in Wajo Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanunddin.

[thumbnail of C021221068-fulll.pdf] Text
C021221068-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Perkawinan anak merupakan masalah pada tingkat makrosistem yang berdampak pada berbagai sistem, seperti pendidikan, kesejahteraan sosial, dan kondisi psikologis individu. Berdasarkan data global, Indonesia berada pada peringkat ke-4 sebagai negara dengan kasus perkawinan anak tertinggi, di mana Kabupaten Wajo menjadi salah satu daerah dengan angka kasus yang signifikan. Dampak krusial dari fenomena ini adalah ketidakoptimalan proses identity formation (pembentukan identitas) yang disebabkan oleh konflik antara tugas perkembangan dan peran sebagai remaja dengan tanggung jawab domestik sebagai istri dan ibu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan, memahami, dan menemukan esensi atau inti pengalaman dari remaja perempuan yang mengalami perkawinan anak di Kabupaten Wajo dalam identity formation. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur pada lima partisipan yang diseleksi secara purposive. Analisis data dilakukan secara sistematis dengan bantuan software Atlas.ti. Hasil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 tahap dalam siklus pembentukan identitas pada remaja, yaitu tekanan sosial dan budaya, kehilangan peran remaja, konflik identitas, pembentukan strategi koping yang dipengaruhi sekaligus untuk mengolah faktor pendukung dan faktor penghambat, serta rekonstruksi identitas. Rekonstruksi identitas menghasilkan berbagai bentuk identitas, seperti identitas perempuan dewasa prematur, identitas sebagai istri dan/atau ibu muda, identitas adaptif semu, identitas terfragmentasi, hingga identitas yang berorientasi pada masa depan yang tertunda. Kesimpulan. Identity formation pada remaja perempuan yang mengalami perkawinan anak di Kabupaten Wajo merupakan suatu proses siklus yang dinamis dan berulang, bukan suatu hasil akhir yang statis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: tugas perkembangan, psikososial, fenomenologi, rekonstruksi identitas, peran domestik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 29 Sep 2026 02:42
Last Modified: 29 Sep 2026 02:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58390

Actions (login required)

View Item
View Item