AINI, SYARIFAH NAHDLA (2026) Uji Validitas dan Reliabilitas 4 Meter Walk Test pada Lanjut Usia di Indonesia. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R021221020-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kecepatan berjalan dikenal sebagai sixth vital sign karena dapat memprediksi berbagai outcome klinis seperti risiko jatuh, disabilitas, penurunan fungsi kognitif, hingga mortalitas. Salah satu instrumen pengukuran kecepatan berjalan yang praktis adalah 4MWT, namun penelitian mengenai validitas dan reliabilitas 4MWT pada populasi lansia di Indonesia masih terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas 4MWT sebagai instrumen pengukuran kecepatan berjalan pada lanjut usia. Metode. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional pada 28 responden lansia. Validitas konkuren diuji dengan membandingkan hasil pengukuran 4MWT dengan 10MWT sebagai instrumen pembanding yang di uji menggunakan uji korelasi Pearson, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan metode test-retest pada pengukuran 4MWT dengan membandingkan rata-rata dua kali pengukuran 4MWT menggunakan uji Intraclass Correlation Coefficient (ICC). Hasil. Uji validitas menunjukkan nilai korelasi sebesar r = 0.951 dengan p < 0,001. Hasil analisis Bland-Altman menunjukkan nilai mean difference -0.0759 m/s (SD 0,04812 m/s), dengan 95% limits of agreement antara -0.1702 hingga 0.0184. Uji reliabilitas menunjukkan nilai ICC sebesar 0,870 dengan p < 0,001 (95%CI: 0,599–0,949). Selain itu, didapatkan analisis Standard Error of Measurement (SEM) sebesar 0.024 m/s dan Minimal Detectable Change pada tingkat kepercayaan 95% (MDC95) sebesar 0.066 m/s. Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4MWT memiliki validitas konkuren yang sangat kuat dan reliabilitas tes-retest yang baik pada lansia. Namun, berdasarkan analisis Bland-Altman, kedua instrumen tersebut tidak dapat digunakan secara bergantian karena perbedaan pengukuran yang bermakna secara klinis. Evaluasi berulang harus menggunakan instrumen yang sama untuk memastikan interpretasi yang akurat terhadap perubahan kondisi pasien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Fisioterapi |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 01:53 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 01:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58373 |
