Gambaran Diet Karotenoid pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Kota Makassar


ISNAINI, ISNAINI (2026) Gambaran Diet Karotenoid pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Kota Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of R011221082-fulll.pdf] Text
R011221082-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, baik secara global maupun nasional. Pola makan yang tidak sehat, terutama rendahnya konsumsi buah dan sayur sebagai sumber karotenoid, dapat meningkatkan stres oksidatif serta memperburuk kontrol glikemik pada pasien DM. Karotenoid merupakan senyawa antioksidan yang berperan dalam membantu mengurangi radikal bebas, menurunkan inflamasi, serta meningkatkan sensitivitas insulin. Namun, penelitian mengenai gambaran diet karotenoid pada pasien DM di Indonesia masih terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola diet karotenoid pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Andalas dan Puskesmas Jongaya, Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 149 pasien DM tipe 2. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner karakteristik responden, Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), dan Food Recall 24 Hours. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase, nilai rerata (mean), dan standar deviasi. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi konsumsi diet karotenoid pada pasien DM berada pada kategori tinggi sebesar 34,2%, kategori sedang sebesar 33,6%, dan kategori rendah sebesar 32,2%. Mayoritas responden berada pada kelompok usia dewasa madya, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan terakhir SMA, bekerja sebagai ibu rumah tangga, serta memiliki pendapatan keluarga di bawah Rp3.600.000. Selain itu, sebagian besar responden memiliki asupan energi, protein, dan lemak dalam kategori kurang, sedangkan asupan karbohidrat sebagian besar berada pada kategori sesuai. Kesimpulan. Pola konsumsi makanan sumber karotenoid pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kota Makassar masih belum optimal dan cenderung bervariasi. Konsumsi buah dan sayur sebagai sumber utama karotenoid belum dilakukan secara konsisten oleh seluruh responden. Oleh karena itu, diperlukan edukasi gizi yang lebih spesifik mengenai pentingnya konsumsi pangan kaya karotenoid sebagai bagian dari pengelolaan diabetes melitus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 29 Sep 2026 01:20
Last Modified: 29 Sep 2026 01:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58350

Actions (login required)

View Item
View Item