WARAHMAH, JEAN FADILLAH (2026) Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Akibat Konsumsi Air Sumur Terkontaminasi Nikel (Ni), Besi (Fe), Dan Kromium (Cr) Di Sekitar Kawasan Industri Bantaeng. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K062241017-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
JEAN FADILLAH WARAHMAH. Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Akibat Konsumsi Air Sumur Terkontaminasi Nikel (Ni), Besi (Fe), Dan Kromium (Cr) Di Sekitar Kawasan Industri Bantaeng (dibimbing oleh Anwar Mallongi dan Erniwati Ibrahim). Latar Belakang. Air sumur menjadi sumber utama air bersih masyarakat yang rentan tercemar logam berat akibat aktivitas manusia maupun proses alam. Paparan logam seperti Nikel (Ni), Besi (Fe), dan Kromium (Cr) dalam air konsumsi dapat berdampak pada kesehatan, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menilai risiko kesehatan masyarakat akibat konsumsi air sumur yang mengandung logam berat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko kesehatan masyarakat di sekitar Kawasan Industri Bantaeng akibat mengkonsumsi air sumur terkontaminasi Nikel (Ni), Besi (Fe), dan Kromium (Cr). Metode. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di sekitar Kawasan industry Bantaeng di Dusun Mawang dan Balla Tinggja Desa Papan Loe, Kecamatan Pajukukang Kabupaten Bantaeng. Penelitian dilakukan bulan Juli 2025. Tempat pengujian sampel di BBLK Makassar. Populasi sebanyak 313 penduduk Dusun Mawang dan 376 penduduk di Dusun Balla. Sampel penelitian berjumlah 79 orang yang terdiri dari 39 orang di Dusun Mawang dan 40 orang di Dusun Balla Tinggja. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis risiko Kesehatan lingkungan. Hasil. Kadar logam berat pada air sumur di Dusun Mawang dan Dusun Balla Tinggia masih bervariasi. Konsentrasi Nikel (Ni) tertinggi sebesar 0,0194 mg/L dan Besi (Fe) tertinggi 0,5638 mg/L, sedangkan Kromium (Cr) tertinggi 0,0063 mg/L. Beberapa nilai Ni dan Cr masih di bawah ambang batas, namun kadar Fe dan Ni pada beberapa titik telah melebihi batas aman. Nilai intake dan Risk Quotient (RQ) menunjukkan sebagian responden berisiko terhadap efek non-karsinogen, sedangkan nilai Target Hazard Quotient (THQ) <1 menandakan risiko keseluruhan masih tergolong aman. Kesimpulan. Air sumur masyarakat di Dusun Mawang dan Balla Tinggia masih aman dikonsumsi, meskipun terdapat beberapa titik dengan kadar Fe dan Ni yang melebihi ambang batas. Pengendalian kadar logam tetap diperlukan untuk mencegah risiko kesehatan jangka Panjang.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 01:15 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 01:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58347 |
