QISTHI, MUFIDAH NUR (2026) TEMUAN EKOKARDIOGRAFI DAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL DIALISIS = ECHOCARDIOGRAPHIC FINDINGS AND ASSOCIATED FACTORS IN KIDNEY FAILURE DIALYSIS PATIENTS. Sp thesis, Universitas Hasanunddin.
C015212002-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien gagal ginjal yang menjalani dialisis, dengan risiko kematian kardiovaskular 10–20 kali lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Perubahan struktur dan fungsi jantung sering bersifat subklinis sehingga memerlukan deteksi melalui ekokardiografi sebagai modalitas non-invasif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan temuan ekokardiografi dan faktor yang berhubungan pada pasien gagal ginjal dialisis. Metode: Penelitian deskriptif-analitik dengan pendekatan potong lintang (cross- sectional) ini melibatkan 106 pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis rutin minimal 3 bulan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar selama periode Oktober 2025 hingga Februari 2026. Data karakteristik subjek dan hasil ekokardiografi (fungsi sistolik ventrikel kiri, hipertrofi ventrikel kiri, geometri ventrikel kiri, kalsifikasi katup jantung, dan efusi perikardium) diperoleh dari rekam medis. Analisis univariat digunakan untuk distribusi frekuensi, dan analisis bivariat dengan uji chi-square digunakan untuk menilai hubungan antarvariabel kategorik dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil: Subjek terdiri dari 53 laki-laki (50%) dan 53 perempuan (50%) dengan rerata usia 47±14 tahun; mayoritas menjalani dialisis <1 tahun (69,8%). Hipertrofi ventrikel kiri merupakan temuan terbanyak (89,6%) dengan dominasi derajat berat (57,5%). Geometri ventrikel kiri abnormal ditemukan pada 90,6% pasien, terutama pola hipertrofi konsentrik (68,9%). Disfungsi sistolik ventrikel kiri ditemukan pada 61,3% pasien (EF<40% sebesar 32,1%). Efusi perikardium ditemukan pada 35,8% pasien, sementara kalsifikasi katup hanya pada 5,7% pasien. Lama dialisis tidak berhubungan signifikan dengan sebagian besar temuan ekokardiografi, tetapi berhubungan bermakna dengan efusi perikardium (p=0,016), yang lebih banyak pada kelompok dialisis <1 tahun. Hipertrofi ventrikel kiri tidak berhubungan signifikan dengan usia, jenis kelamin, diabetes melitus, maupun frekuensi transfusi (p>0,05), namun berhubungan bermakna dengan disfungsi sistolik ventrikel kiri (p=0,007). Kesimpulan: Temuan ekokardiografi terbanyak pada pasien gagal ginjal dialisis adalah hipertrofi ventrikel kiri dengan dominasi derajat berat yang berhubungan erat dengan penurunan fraksi ejeksi (EF<40%), serta efusi perikardium yang berhubungan erat dengan lama dialisis <1 tahun. Ekokardiografi penting sebagai evaluasi rutin untuk deteksi dini remodeling jantung dan stratifikasi risiko kardiovaskular.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ekokardiografi, gagal ginjal dialisis, hipertrofi ventrikel kiri, disfungsi sistolik, efusi perikardium |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Dalam |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 01:04 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 01:04 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58342 |
