KAJIAN SOSIAL BUDAYA STRATEGI KEBERLANGSUNGAN HIDUP KELOMPOK BISSU SEBAGAI MINORITAS SOSIAL DIKABUPATEN BONE = SOCIO-CULTURAL STUDY OF THE SURVIVAL STRATEGY OF THE BISSU GROUP AS A SOCIAL MINORITY IN BONE REGENCY


SELVIRA, SELVIRA (2026) KAJIAN SOSIAL BUDAYA STRATEGI KEBERLANGSUNGAN HIDUP KELOMPOK BISSU SEBAGAI MINORITAS SOSIAL DIKABUPATEN BONE = SOCIO-CULTURAL STUDY OF THE SURVIVAL STRATEGY OF THE BISSU GROUP AS A SOCIAL MINORITY IN BONE REGENCY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of E071221010-fullll.pdf] Text
E071221010-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 April 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Kajian Sosial Budaya Keberlangsungan Kelompok Hidup Bissu Sebagai Kelompok Minoritas di Kabupaten Bone (dibimbing oleh Dr. Safriadi, S.IP., M.Si.) Keberadaan kelompok Bissu sebagai bagian dari sistem sosial dan budaya masyarakat Bugis mengalami perubahan yang cukup besar seiring dengan berubahnya kondisi sosial, agama, dan politik di Indonesia. Dulu, pada masa kerajaan, Bissu berperan penting sebagai tokoh spiritual dan penjaga adat, namun kini mereka berada dalam status sebagai kelompok minoritas yang menghadapi berbagai bentuk marginalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptif yang dilakukan oleh komunitas Bissu dalam upaya mempertahankan eksistensinya, mengkaji bentuk eksistensi sosial mereka di tengah masyarakat Kabupaten Bone, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat keberlangsungan hidup mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, melalui teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan kerangka teori fungsionalisme dan konsep strategi adaptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptif yang dilakukan oleh komunitas Bissu diwujudkan melalui perubahan peran sosial, seperti terlibat dalam ritual adat, memberikan jasa perias pengantin (indo’ botting), praktik pengobatan tradisional, serta partisipasi dalam kegiatan budaya dan pariwisata. Eksistensi Bissu saat ini bersifat simbolik, kultural, dan situasional, tidak lagi bersifat struktural seperti masa kerajaan. Faktor pendukung dalam keberlangsungan Bissu meliputi pengakuan budaya lokal, jaringan sosial dengan masyarakat sekitar, serta dukungan dari institusi kebudayaan. Sementara itu, faktor penghambat meliputi stigma sosial, interpretasi keagamaan yang eksklusif, serta minimnya penggantian generasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian antropologi tentang kelompok minoritas serta menjadi referensi dalam memahami strategi kelangsungan hidup kelompok minoritas dalam masyarakat multikultural.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bissu; kelompok minoritas sosial; strategi adaptif; eksistensi sosial; budaya Bugis.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 28 Sep 2026 06:01
Last Modified: 28 Sep 2026 06:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58286

Actions (login required)

View Item
View Item