SAMARA, ANGELICA (2025) PENGARUH SUPLEMENTASI ZINC TERHADAP KONSENTRASI SEMEN DAN MOTILITAS SPERMATOZOA HAMSTER SURIAH Mesocricetus auratus. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H041211082-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suplementasi zinc terhadap konsentrasi semen dan motilitas spermatozoa Hamster Suriah Mesocricetus auratus. Hamster, memiliki peran penting dalam ekosistem dan sering digunakan sebagai model dalam penelitian ilmiah karena siklus reproduksinya yang cepat dan sistem imun yang baik. Kualitas semen, yang meliputi konsentrasi dan motilitas spermatozoa, merupakan indikator penting keberhasilan fertilisasi. Suplementasi zinc dipilih karena bioavailabilitasnya yang tinggi dan perannya dalam sintesis DNA, RNA, serta sebagai antioksidan yang melindungi kualitas semen dari radikal bebas. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Zoologi dan Rumah Sakit Hewan Universitas Hasanuddin, dengan 20 ekor hamster jantan dewasa yang dibagi menjadi empat kelompok:P1 sebagai kontrol (tanpa zinc), P2 (10 mg zinc/kg BB), P3 (20 mg zinc/kg BB), dan P4 (30 mg zinc/kg BB). Pemberian suplementasi dilakukan secara oral sekali sehari selama 35 hari. Pengamatan konsentrasi semen dilakukan menggunakan hemositometer, sedangkan motilitas spermatozoa diamati di bawah mikroskop dengan perbesaran 400 kali. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan Post-Hoc Least Significant Difference (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi zinc berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi semen p = 0,034 dan motilitas spermatozoa p = 0,021. Kelompok P1 (10 mg/kg BB) menunjukkan peningkatan konsentrasi semen dan motilitas spermatozoa yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Namun, dosis zinc yang lebih tinggi (20 mg/kg BB dan 30 mg/kg BB) cenderung menurunkan konsentrasi semen dan motilitas spermatozoa, menunjukkan adanya efek toksik pada dosis berlebih. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan mineral lain dan pemicuan stres oksidatif pada dosis tinggi. Kesimpulannya, suplementasi zinc pada dosis optimal (10 mg/kg BB) dapat meningkatkan kualitas semen dan motilitas spermatozoa Hamster Suriah. Hasil ini menunjukkan bahwa zinc berpotensi meningkatkan kualitas reproduksi hamster jantan, namun efektivitasnya bergantung pada dosis yang diberikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan strategi peningkatan fertilitas hewan laboratorium maupun ternak jantan melalui suplementasi mineral yang tepat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 05:57 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 05:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58284 |
