Hubungan Waktu Layar dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Overweight/Obesitas pada Anak Sekolah Dasar di Makassar


LUTFIAH, ASTRI (2026) Hubungan Waktu Layar dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Overweight/Obesitas pada Anak Sekolah Dasar di Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K021221029-fulll.pdf] Text
K021221029-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Overweight/obesitas pada anak sekolah dasar telah menjadi masalah kesehatan yang krusial karena berhubungan erat dengan peningkatan tingkat kematian dini dan peningkatan penyakit degeneratif. Peningkatan waktu layar dan rendahnya aktivitas fisik diidentifikasi sebagai faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap ketidakseimbangan energi dan akumulasi lemak di dalam tubuh. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara waktu layar dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight/obesitas pada anak sekolah dasar di Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 1.445 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 304 siswa kelas 4, 5 dan 6 dari enam sekolah dasar di Makassar yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling secara proporsional. Data waktu layar diperoleh melalui Digital Screen Exposure Questionnaire (DSEQ), data aktivitas fisik diperoleh melalui Physical Activity Questionnaire for Older Children (PAQ-C), dan status gizi ditentukan berdasarkan nilai z-score Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami overweight/obesitas sebesar 27,3%, sedangkan yang tidak mengalami overweight/obesitas sebesar 72,7%. Hasil penelitian hubungan antara waktu layar dengan kejadian overweight/obesitas didapatkan waktu layar > 3,5 jam per hari sebesar 26,5% dan waktu layar ≤ 3,5 jam per hari sebesar 28,4% dengan p-value sebesar 0,714 (p > 0,05), serta hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian overweight/obesitas didapatkan aktivitas fisik rendah sebesar 27,1% dan aktivitas fisik sedang dan tinggi sebesar 27,4% dengan p-value sebesar 0,954 (p > 0,05). Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara waktu layar dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight/obesitas pada anak sekolah dasar di Makassar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 28 Sep 2026 05:56
Last Modified: 28 Sep 2026 05:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/58283

Actions (login required)

View Item
View Item